Di tengah dunia sepak bola yang, menurutnya, “dipenuhi pelatih yang setiap menghadapi masalah kecil langsung menuntut intervensi pasar atau mengeluh soal cedera”, Allegri justru memilih jalur berbeda.
“Pelatih Milan lebih memilih memberi nilai pada apa yang ia miliki,” ungkap Biasin.
Ia menegaskan bahwa ini bukan berarti Allegri tidak meminta penguatan di balik layar, tetapi sang pelatih “dengan bijak menghindari melakukannya di depan publik hanya untuk menyenangkan para pendukung”.
Baca Juga:Media Italia Ungkap 4 Alasan AC Milan Curi Striker Incaran JuventusIvan Perisic Ngotot Pulang ke Inter, Agen Temui Petinggi PSV
Allegri, menurut Biasin, memilih menjaga dan melindungi grupnya ketimbang merombaknya, serta memberi pentingnya peran kepada semua pemain, termasuk mereka yang jarang mendapat sorotan.
“Inilah alasan utama mengapa timnya tidak bergantung pada performa eksklusif satu pemain saja, sekuat apa pun dia,” tuturnya.
Menanggapi label “terlalu nurut ke manajeman” yang kerap disematkan kepada Allegri, Biasin membantah anggapan tersebut.
“Menurut saya, dia hanyalah pelatih yang yakin pada kemampuannya sendiri—dan itulah yang seharusnya dimiliki setiap pelatih di level tertinggi,” pungkasnya.
