Biasin Bantah Fabregas Hanya Habiskan Duit Bos Djarum: Ide Lebih Penting dari Uang

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Tuduhan bahwa Como hanya “menang karena uang” kembali dimentahkan oleh jurnalis Italia ternama, Fabrizio Biasin.

Biasin dengan tegas membantah narasi miring seputar klub asuhan Cesc Fabregas tersebut.

Dalam kolom opininya, Biasin menilai Como masih kerap diremehkan, seolah keberadaan mereka di papan atas hanyalah kebetulan atau semata-mata hasil kucuran dana besar dari pemilik asal Indonesia.

Baca Juga:Media Italia Ungkap 4 Alasan AC Milan Curi Striker Incaran JuventusIvan Perisic Ngotot Pulang ke Inter, Agen Temui Petinggi PSV

Biasin mengawali analisanya dengan menggambarkan bagaimana Como yang menargetkan lolos ke kompetisi Eropa dipandang sebelah mata oleh banyak pihak.

“Zona Liga Champions? Lima tim berebut empat tempat,” tulisnya, menirukan komentar sinis yang sering diarahkan kepada klub berjuluk I Lariani itu.

Bahkan, ejekan lain kerap menyusul: “Como? Mudah, pakai uang orang Indonesia.” Bagi Biasin, cara pandang semacam itu terlalu sederhana dan tidak adil.

Menurutnya, benar bahwa Como berbelanja di bursa transfer. Namun, yang sering luput dari perhatian adalah bagaimana cara mereka membelanjakan uang tersebut.

“Mudah apanya?” kecam Biasin dengan nada tajam dan menunjukkan bagaiman Como tidak membakar uang untuk membeli satu pemain seharga €40 juta—sekitar Rp680 miliar—yang kemudian “hangus” hanya dalam hitungan bulan.

Sebaliknya, mereka memilih strategi yang jauh lebih rasional: membeli beberapa pemain di kisaran €10–15 juta, atau sekitar Rp170–255 miliar, yang nilainya berpotensi berlipat ganda dalam waktu singkat.

Filosofi inilah yang, menurut Biasin, membedakan Como dari banyak klub lain yang terjebak pada belanja gila-gilaan.

Baca Juga:Como Mainkan Sepakbola Terbaik di Italia, Fabregas Disebut Titisan Gasperini di AtalantaMedia Italia Puji Debut Daniel Maldini Bersama Lazio: Pintar Buka Ruang untuk Pemain Sayap

Di bawah arahan Cesc Fabregas, rekrutmen pemain dilakukan dengan perencanaan matang, mengutamakan potensi, usia, dan kecocokan dengan sistem permainan. Hasilnya bukan hanya performa di lapangan, tetapi juga peningkatan nilai aset klub.

Biasin kemudian memberi contoh konkret yang sulit dibantah dengan menyebutkan nama Anastasios Douvikas.

Penyerang berusia 26 tahun itu telah mencatatkan 11 gol dan satu assist, kontribusi signifikan bagi Como.

Ia direkrut dengan harga €13 juta, atau sekitar Rp221 miliar. Setahun setelah kepindahannya, nilai pasar Douvikas dipastikan jauh lebih tinggi.

0 Komentar