Tegas Tanggapi Dirut BEI Mundur, Purbaya: Kesalahan Dia Fatal, Tak Nge-Follow-up Masukan

Tegas Tanggapi Dirut BEI Mundur, Purbaya: Kesalahan Dia Fatal, Tak Nge-Follow-up Masukan
Tegas Tanggapi Dirut BEI Mundur, Purbaya: Kesalahan Dia Fatal, Tak Nge-Follow-up Masukan. Foto: Disway
0 Komentar

RADARTASIK.ID — Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI memberikan respons atas mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia atau Dirut BEI Iman Rachman.

Menurut Purbaya, langkah Dirut BEI Iman Rachman mundur merupakan bentuk tanggung jawab.

Terlebih, Dirut BEI tidak memberikan tindak lanjut saran Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Baca Juga:Efek Dirut BEI Mundur, Kata Purbaya: Ini Sentimen Positif, Saatnya Serok-Serok!Mundur dari Dirut BEI, Ini Profil Perjalanan Karier dan Latar Belakang Pendidikan Iman Rachman

“Tanggapan saya itu, saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang di bursa kemarin. Karena dia kan tidak nge-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa seperti dikutip, Jumat, 30 Januari 2026 di Danantara.

Tidak responsifnya Dirut BEI atas saran MSCI, kata Purbaya, sangat fatal karena berefek kepada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok.

Jika anjloknya IHSG dalam dua hari kemarin tidak ditindaklanjuti, kata Purbaya, maka akan bisa mengganggu ke lainnya.

“Itu kesalahan dia yang fatal disitu, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin,” ujar Purbaya.

“Yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain. Dia anggapnya ekonominya nggak stabil,” ujarnya.

Padahal, kata Purbaya, pemerintah telah memperbaiki ekonomi. Termasuk Purbaya yang sungguh-sungguh memperbaiki ekonomi dengan mengganti 34-35 pegawai Bea Cukai.

“Padahal kan saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh. Kemarin kan orang bea cukai saya ganti 34-35 orang,” ujar Purbaya.

IHSG Trading Halt

Baca Juga:Ini Alasan Dirut Bursa Efek Indonesia Iman Rachman Mundur Usai IHSG Goncang 2 HariAdem, Respons Alfeandra Dewangga Atas Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung  

Sebelumnya, IHSG sempat mengalami trading halt pada Rabu 28 Januari 2026 dan Kamis 29 Januari 2026.

Trading halt tersebut dilakukan BEI setelah dirilisnya laporan dari MSCI dan anjloknya IHSG.

Usai 2 kali trading halt, pada penutupan Kamis, IHSG menguat.

Termasuk, IHSG kian menguat pada Jumat pagi (30/1/2026).

Saat itu indeks dibuka naik 1,06% ke level 8.319,15.

Dengan demikian, kata Purbaya, keputusan Iman Rachman mundur dari Dirut BEI sangat tepat.

“Menurut saya positif ya bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang muncul di bursa kemarin karena dia kan gak follow up masukan atau pertanyaan dari MSCI,” ujar Purbaya.

Purbaya menilai IHSG mungkin tidak akan mengalami anjlokkan yang luar biasa pada 2 hari lalu, jika diantisipasi sejak atau lebih awal.

0 Komentar