Ia juga menyampaikan harapan agar pergerakan IHSG dapat kembali pulih, sebagaimana tercermin pada awal perdagangan hari itu, serta meyakini bahwa keputusan yang diambilnya dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas pasar modal nasional.
Mengenai proses administrasi, ia mengungkapkan bahwa mekanisme pergantian pimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam anggaran dasar perusahaan.
Ia menambahkan bahwa BEI akan menunjuk pejabat pelaksana tugas untuk sementara waktu hingga ditetapkan direktur utama definitif yang baru.
Baca Juga:Ini Alasan Dirut Bursa Efek Indonesia Iman Rachman Mundur Usai IHSG Goncang 2 HariAdem, Respons Alfeandra Dewangga Atas Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung
Sebagai informasi tambahan, IHSG tercatat mengalami tekanan kuat selama dua hari berturut-turut yang berujung pada penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada Rabu sore, 28 Januari 2026.
Pada penutupan perdagangan hari tersebut, indeks berada di posisi 8.320 setelah terkoreksi 659,67 poin atau melemah sekitar 7,35 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
