RADARTASIK.ID – AS Roma memastikan langkah langsung ke babak 16 besar Liga Europa meski tampil tanpa penyerang yang benar-benar mumpuni.
Hasil imbang berharga di Athena melawan Panathinaikos sudah cukup bagi Giallorossi untuk mengunci tiket ke fase gugur tanpa harus melalui babak play-off yang melelahkan.
Bermain di Stadion OAKA Spyros Louis, Roma sempat berada dalam tekanan setelah Panathinaikos unggul lebih dulu.
Baca Juga:AS Roma dan Napoli Bersaing Ketat Rekrut Gelandang AtalantaMedia Italia: Anak Legenda Inter Siap Gantikan Calhanoglu
Gol pembuka dicetak pemain asal Argentina, Taborda, yang memanfaatkan kesalahan antisipasi Ghilardi di lini belakang Roma.
Gol tersebut membuat tuan rumah percaya diri dan sempat mengancam akan mempersulit langkah wakil Italia itu.
Namun, Roma menunjukkan mentalitas tim besar. Meski minim kreativitas di lini depan, anak asuh Gian Piero Gasperini tetap tampil disiplin dan sabar.
Gol penyeimbang akhirnya lahir melalui Ziolkowski, yang mencatatkan gol pertamanya untuk Giallorossi.
Gol tersebut bukan hanya menyelamatkan Roma dari kekalahan, tetapi juga memastikan posisi aman di klasemen dan mengantar mereka langsung ke babak 16 besar dengan dua pertandingan tersisa di fase liga.
Hasil ini terasa signifikan karena Roma finis di posisi kedelapan klasemen akhir, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Italia yang lolos langsung ke babak 16 besar Liga Europa musim ini.
Keberhasilan tersebut membuat Roma terhindar dari babak play-off pada Februari, sebuah keuntungan besar dari sisi fisik maupun mental di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik.
Baca Juga:Liga Europa: AS Roma dan Bologna Targetkan Finis 8 BesarGianpiero Marini Yakin Inter Akan Raih Scudetto: Striker Mereka Terkuat di Serie A
Lawan yang Mungkin Dihadapi Roma
Dengan status sebagai unggulan di babak 16 besar, Roma kini tinggal menunggu hasil babak play-off untuk mengetahui calon lawan mereka di fase gugur yang akan digelar pada Maret mendatang.
Ada empat tim yang berpotensi menjadi lawan Giallorossi, yakni Genk, Bologna, Dinamo Zagreb, atau Brann.
Nama Bologna tentu paling menarik perhatian publik Italia.
Rossoblu finis di peringkat ke-10 dan harus melewati babak play-off terlebih dahulu, di mana mereka akan menghadapi Dinamo Zagreb atau Brann.
Jika Bologna mampu lolos, peluang terciptanya derby Italia di babak 16 besar terbuka lebar.
Undian nantinya akan sangat menentukan. Bologna memiliki peluang 50/50 untuk bertemu Roma atau Freiburg, tim lain yang juga langsung lolos ke babak 16 besar.
