RADARTASIK.ID— Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Hal itu menyusul pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Iman Rachman menyampaikan bahwa keputusan mundur tersebut sebagai wujud tanggung jawab atas kondisi pasar yang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BEI pada Jumat, 30 Januari 2026.
Baca Juga:Adem, Respons Alfeandra Dewangga Atas Kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung  Menanti Gebrakan Amunisi Baru Persija, Shayne Pattynama Dalam Kondisi Prima, Ini Penjelasan Mauricio Souza
Iman Rachmat menjelaskan bahwa langkah mundur yang diambilnya merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan profesional terhadap situasi yang terjadi di pasar modal.
“Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jumat, 30 Januari 2026 dilansir dari disway.id.
Ia juga berharap pergerakan IHSG dapat kembali membaik, sebagaimana terlihat pada pembukaan perdagangan hari itu, serta optimistis bahwa pengunduran dirinya dapat membawa dampak positif bagi stabilitas pasar modal nasional.
“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita ịadi lebih baik,” ujar Iman.
Lalu siapa pengganti Iman Rachman di posisi Dirut BEI?
Terkait mekanisme administratif, Iman menuturkan bahwa proses pergantian pimpinan akan dijalankan sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar perusahaan.
Ia menyebutkan bahwa BEI akan menunjuk pelaksana tugas sementara hingga ditetapkan direktur utama definitif yang baru.
“Nanti akan ada sementara (pelaksana tugas) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru,” ujar Iman.
Iman Rachman menjabat Dirut BEI sejak RUPST 29 Juni 2022.
Baca Juga:Bojan Hodak Janji Perbaiki Lini Depan untuk Menghadapi Persis Solo, Persib Bawa Kabar Baik Soal 2 StrikerGairah Baru di Skuad Persib, Layvin Kurzawa Mulai Berlatih Bersama Skuad Bojan Hodak
Sebagai catatan, IHSG mengalami tekanan berat selama dua hari berturut-turut hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada Rabu sore, 28 Januari 2026.
Pada penutupan perdagangan hari tersebut, IHSG berada di level 8.320 setelah anjlok 659,67 poin atau melemah sebesar 7,35 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Pada Kamis 29 Januari 2026 juga dilaksanakan penghentian sementara perdagangan (trading halt) di awal-awal pembukaan.
Usai trading halt tersebut, IHSG membaik, terlebih setelah ada pernyataan dari OJK dan Kemenko Perekonomian.
