TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Siliwangi (IKA Unsil) mendorong percepatan pendirian Fakultas Kedokteran (FK) di Universitas Siliwangi (Unsil) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) dokter, khususnya di wilayah Priangan Timur.
Dorongan tersebut dinilai sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya peningkatan jumlah lulusan dokter nasional guna menjawab kekurangan tenaga kesehatan, baik dokter umum maupun dokter spesialis, di berbagai daerah.
Wakil Ketua I IKA Unsil, Fahmi Muzaki ST, menegaskan bahwa Unsil sebagai perguruan tinggi negeri di Priangan Timur memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda nasional di sektor kesehatan.
Baca Juga:Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 TasikmalayaLogay, Nama yang Terlalu Banyak Gaya!
“Kami dari IKA Unsil sangat mendorong berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Siliwangi,” ujarnya kepada Radar, Kamis (29/1/2026).
Menurut Fahmi, persoalan kebutuhan dokter saat ini tidak hanya berkaitan dengan jumlah lulusan, tetapi juga menyangkut pemerataan distribusi tenaga medis.
Hingga kini, wilayah Priangan Timur belum memiliki fakultas kedokteran negeri, padahal kawasan ini memiliki jumlah penduduk yang besar dengan karakter geografis yang beragam, mulai dari wilayah perkotaan, perdesaan, hingga pesisir. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan SDM kesehatan yang memadai semakin mendesak.
Ia menyebut, keberadaan Fakultas Kedokteran Unsil akan menjadi solusi jangka panjang dalam mencetak tenaga medis unggul yang dibutuhkan wilayah Priangan Timur.
Selain itu, persoalan kekurangan dokter selama ini juga erat kaitannya dengan ketimpangan distribusi tenaga kesehatan, di mana banyak dokter masih terkonsentrasi di kota-kota besar, sementara daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mengalami kekurangan serius.
“Kekurangan dokter dan dokter spesialis bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga pemerataan penempatan,” katanya.
“Wilayah 3T membutuhkan perhatian lebih, termasuk sektor kesehatan dan jaminan keselamatan tenaga medis,” ucap Fahmi.
Baca Juga:Wajah Baru Pengurus PAC PDIP Tamansari, Imam Mulyana Isi Kursi SekretarisKiai Miftah Fauzi Membaca Ulang Kota Tasikmalaya!
Fahmi menilai, percepatan pendirian Fakultas Kedokteran Unsil akan berdampak langsung pada peningkatan akses pendidikan kedokteran bagi putra-putri daerah.
Dengan demikian, diharapkan akan lahir dokter-dokter yang memiliki kedekatan sosial serta komitmen kuat untuk mengabdi di daerah asalnya.
“Dengan adanya FK Unsil, diharapkan lulusan dokter tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi untuk mengabdi di daerah, khususnya di Jawa Barat bagian timur dan wilayah 3T,” ujarnya.
