Ia menyebutkan bahwa BEI akan menunjuk pelaksana tugas sementara hingga ditetapkan direktur utama definitif yang baru.
“Nanti akan ada sementara (pelaksana tugas) yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif direktur utama yang baru,” ujar Iman.
Iman Rachman menjabat Dirut BEI sejak RUPST 29 Juni 2022.
Sebagai catatan, IHSG mengalami tekanan berat selama dua hari berturut-turut hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada Rabu sore, 28 Januari 2026.
Baca Juga:Mundur dari Dirut BEI, Ini Profil Perjalanan Karier dan Latar Belakang Pendidikan Iman RachmanIni Alasan Dirut Bursa Efek Indonesia Iman Rachman Mundur Usai IHSG Goncang 2 Hari
Pada penutupan perdagangan hari tersebut, IHSG berada di level 8.320 setelah anjlok 659,67 poin atau melemah sebesar 7,35 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Pada Kamis 29 Januari 2026 juga dilaksanakan penghentian sementara perdagangan (trading halt) di awal-awal pembukaan.
Usai trading halt tersebut, IHSG membaik, terlebih setelah ada pernyataan dari OJK dan Kemenko Perekonomian.
