Dengan kurs €1 setara Rp17.000, angka tersebut setara dengan sekitar Rp896,2 miliar.
Jumlah yang sangat signifikan, terutama di tengah upaya klub menyeimbangkan neraca keuangan dan menjaga daya saing skuad.
Namun, pemasukan tersebut belum bersifat final. Juventus masih berpeluang menambah pundi-pundi mereka jika mampu melangkah lebih jauh.
Baca Juga:Intip Calon Lawan Atalanta, Inter dan Juventus di Babak Playoff Liga ChampionsTak Lagi Dipercaya Spalletti, Vlahovic Rayakan Ulang Tahun Terakhir di Juventus
Untuk itu, pasukan Luciano Spalletti harus terlebih dahulu melewati hadangan di babak play-off.
Babak play-off Liga Champions akan dimainkan dalam format dua leg. Tim dengan peringkat lebih tinggi, seperti Juventus, akan memainkan leg kedua di kandang.
Jika agregat skor imbang setelah dua leg, pertandingan akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Apabila skor masih seimbang, adu penalti akan menjadi penentu tim yang lolos ke babak 16 besar.
UEFA telah menjadwalkan leg pertama babak play-off pada Rabu 18 dan Kamis 19 Februari, sementara leg kedua akan digelar sepekan kemudian, yakni Rabu 25 dan Kamis 26 Februari.
Bagi Juventus, babak ini bukan hanya ujian di atas lapangan, tetapi juga kunci untuk menjaga stabilitas finansial sekaligus ambisi mereka di pentas Eropa.
