RADARTASIK.ID – Setelah rangkaian pertandingan Liga Champions yang hasilnya tidak sepenuhnya memuaskan bagi wakil Italia, kini perhatian beralih ke Liga Europa yang memasuki fase penentuan.
AS Roma dan Bologna sama-sama mengincar hasil maksimal demi menjaga peluang finis di delapan besar klasemen fase liga.
AS Roma dijadwalkan bertandang ke Athena untuk menghadapi Panathinaikos yang dilatih Rafa Benitez.
Baca Juga:Inter Diprediksi Hadapi Benfica, Juventus Lawan Club Brugge, Ini Aturan Babak Play-off Liga ChampionsLolos ke Babak Play-off Liga Champions, Juventus Kantongi Duit Rp896 Miliar
Sementara itu, Bologna akan menjalani laga tandang melawan Maccabi Tel Aviv.
Kedua klub Italia tersebut sudah memastikan tempat setidaknya di babak play-off, namun target mereka jelas lebih tinggi: finis di delapan besar demi mengamankan tiket langsung ke fase berikutnya.
Roma saat ini menempati posisi keenam klasemen sementara. Kemenangan di Yunani akan memastikan Giallorossi bertahan di zona delapan besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Posisi ini sangat krusial karena memungkinkan Roma melewati satu fase play-off, menghemat tenaga di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan bahwa timnya tetap akan mengejar hasil meski fokus utama saat ini adalah Serie A.
“Kami akan mencoba meraih hasil positif. Kami sudah memastikan diri berada di 24 besar, dan jika bisa masuk delapan besar tentu akan lebih baik karena kami bisa melewati satu babak play-off,” ujar Gasperini dikutip dari Tuttomercatoweb.
“Namun, pada fase musim seperti sekarang, prioritas utama kami adalah liga. Meski begitu, laga ini sangat penting dan akan kami jalani dengan maksimal,” lanjutnya.
Baca Juga:Intip Calon Lawan Atalanta, Inter dan Juventus di Babak Playoff Liga ChampionsTak Lagi Dipercaya Spalletti, Vlahovic Rayakan Ulang Tahun Terakhir di Juventus
Sementara itu, Bologna berada di peringkat ke-16. Secara matematis, peluang Rossoblu untuk menembus delapan besar memang tidak besar, tetapi masih terbuka.
Oleh karena itu, laga melawan Maccabi Tel Aviv tetap dipandang penting, baik untuk memperbaiki posisi klasemen maupun menjaga momentum positif di Eropa.
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, menekankan pentingnya fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Kami harus berpikir laga demi laga. Pertandingan ini sangat penting dalam kompetisi yang kami hargai,” kata Italiano.
“Target awal kami adalah finis di 24 besar, sekarang kami masih punya peluang untuk masuk delapan besar. Maccabi sudah tersingkir, jadi kami akan lihat apakah kami bisa tampil maksimal dan naik beberapa peringkat,” jelasnya.
