Petani Milenial Panen Cabai di Bungursari, Wakil Wali Kota Tasikmalaya: Harapan Baru dari Ladang Merah

panen cabai petani milenial di Bungursari Kota Tasikmalaya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra saat panen cabai di RT 02 RW 04 Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (28/1/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Di saat banyak anak muda sibuk memanen “like” di media sosial, sekelompok pemuda di Kampung Pasirangin Haji Latif justru memanen cabai merah.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra menyambangi kelompok tani di RT 02 RW 04 Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (28/1/2026), dalam agenda panen cabai bersama petani milenial.

Diky menyebut geliat pertanian yang digerakkan anak muda menjadi harapan baru bagi ekonomi lokal Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:RSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya Belum Layani BPJS, Publik Menagih Janji Pelayanan KesehatanContent Creator Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Eksploitasi Anak, Usai Gelar Perkara Langsung Ditahan

“Alhamdulillah kita masih punya harapan besar dari anak-anak muda yang luar biasa menjadi petani milenial dengan penghasilan yang luar biasa melalui penanaman cabai merah,” ujar Diky.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kewilayahan harus menyesuaikan dengan potensi lokal serta ide-ide kreatif para penyuluh pertanian.

Ia menilai ruang inovasi bagi generasi muda dalam bertani perlu terus dibuka.

“Keyword-nya anak muda dan kreativitas. Penyuluh pertanian harus memberi ruang kreatif anak-anak milenial dalam bertani,” katanya.

Diky mengaku tidak menyangka fenomena petani milenial kini tumbuh nyata di lapangan.

Padahal, ia selama ini dikenal sebagai penulis serial Kabayan yang lekat dengan dunia pertanian.

“Saya tidak menduga, karena saya penulis serial Kabayan petani milenial di Jawa Barat. Tapi hari ini saya benar-benar melihat langsung anak muda dan kreativitas bertemu di sawah,” ucapnya.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Kota Naikkan Kasus Konten “Pacar Bayaran” ke Sidik, Gelar Perkara Menunggu Waktu Konten Pacar Bayaran di Kota Tasikmalaya Masuk Child Grooming, UPTD PPA: Ada Penawaran dan Pelajar

Ia memastikan akan mencari peluang pengembangan pertanian di wilayah Bungursari dan kecamatan lain di Kota Tasikmalaya, baik melalui pendanaan pemerintah maupun nonpemerintah.

“Insyaallah saya akan segera mencari peluang pengembangan di Bungursari dan kecamatan lain bila memungkinkan, baik dananya nonpemerintah atau pemerintah,” terangnya.

Selain cabai, Diky juga menyoroti peluang integrasi pertanian dengan sektor lain, seperti pengelolaan air tawar yang dikelola pihak swasta.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor bisa memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Tasikmalaya.

“Perputaran ekonomi harus terhubung antara pertanian dan usaha lainnya, supaya manfaat MBG bisa dirasakan luas oleh masyarakat, khususnya yang terkait pengadaan telur, cabai, tomat, sampai lele,” tambahnya.

0 Komentar