TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Agenda audiensi evaluasi kinerja Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya, Rabu (28/1/2026), berakhir tanpa pertemuan.
Hingga pukul 14.00 WIB, keberadaan wali kota tak kunjung pasti, sementara mahasiswa dibiarkan menunggu dalam ketidakjelasan.
Ketua Bidang Advokasi PC PMII Kota Tasikmalaya, Abdul Aziz, menyebut audiensi yang dijadwalkan pukul 13.00 WIB itu semestinya menjadi ruang dialog untuk menilai kinerja wali kota satu tahun ke belakang dan satu tahun ke depan.
Baca Juga:Petani Milenial Panen Cabai di Bungursari, Wakil Wali Kota Tasikmalaya: Harapan Baru dari Ladang MerahRSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya Belum Layani BPJS, Publik Menagih Janji Pelayanan Kesehatan
“Faktanya, sampai sekarang tidak ada kepastian siapa yang akan menerima kami. Masih katanya koordinasi, tapi ujungnya nihil,” kata Abdul Aziz kepada wartawan.
Ia menilai kondisi tersebut sebagai sinyal buruk bagi iklim demokrasi di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, wali kota terkesan menutup pintu terhadap kritik dan aspirasi mahasiswa serta masyarakat.
“Hari ini kami pastikan, wali kota Tasikmalaya sudah anti kritik. Tidak mau menerima aspirasi dan kritikan dari mahasiswa maupun elemen masyarakat Kota Tasikmalaya,” tegasnya.
Abdul Aziz menyebut, audiensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mahasiswa menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah. Namun, absennya wali kota justru dianggap sebagai bentuk menghindari dialog.
“Kalau ruang audiensi saja tak dibuka, bagaimana rakyat mau menyampaikan suara? Balai kota jangan sampai berubah jadi benteng sunyi dari kritik,” sindirnya.
PMII Kota Tasikmalaya memastikan tidak akan berhenti pada satu kali kedatangan.
Mereka berencana kembali mendatangi Balai Kota Tasikmalaya dengan agenda lanjutan untuk memastikan wali kota hadir langsung dan mendengarkan aspirasi mahasiswa.
Baca Juga:Content Creator Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Eksploitasi Anak, Usai Gelar Perkara Langsung DitahanPolres Tasikmalaya Kota Naikkan Kasus Konten “Pacar Bayaran” ke Sidik, Gelar Perkara Menunggu Waktu
“Kami akan datang lagi dengan giat yang lain. Kami ingin memastikan wali kota bisa hadir dan mendengar aspirasi dari kita semua,” ujar Abdul Aziz.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen gerakan mahasiswa untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat Kota Tasikmalaya.
“Salam pergerakan. Kritik tidak boleh diparkir, apalagi dikunci rapat,” pungkasnya.
Sementara itu informasi yang Radar himpun, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan sedang melakukan Pra Musrenbang di Kecamatan Tawang, Cipedes pagi hari dan Cibereum sore hari. (rezza rizaldi)
