Juventus Kesal Fans Mereka Dipersulit Masuk Stadion Monaco

fans Juventus
Ilustrasi fans Juventus Foto: Tangkapan layar Instagram@juventus
0 Komentar

Di luar polemik tersebut, laga melawan Monaco menjadi pertandingan terakhir fase liga Liga Champions bagi kedua tim.

Juventus datang ke Monaco dengan status sudah memastikan diri lolos ke babak play-off.

Namun, ambisi mereka belum berhenti. Tim asuhan Luciano Spalletti masih membidik posisi delapan besar klasemen untuk mengamankan tiket langsung ke fase berikutnya.

Baca Juga:Siapakah El Hadj Malick Cisse? Kapten U-17 Senegal yang Direkrut AC MilanSiapa Yanis Massolin? Gelandang Muda Keturunan Aljazair yang Jadi Rebutan Inter, AC Milan, dan Juventus

Monaco, di sisi lain, menghadapi situasi yang jauh lebih menekan. Di kompetisi domestik, klub Prancis itu terpuruk di papan tengah dengan empat kekalahan dari lima pertandingan terakhir.

Di Liga Champions, mereka masih memiliki peluang dengan raihan sembilan poin, tetapi laga melawan Juventus menjadi duel hidup-mati untuk menjaga asa lolos.

Performa Juventus justru sedang menanjak. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Napoli di Serie A memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi Bianconeri.

Dengan koleksi 12 poin, Juventus minimal sudah mengamankan play-off, namun kemenangan di Monte Carlo bisa membuka jalan menuju delapan besar.

Secara historis, Juventus juga unggul atas Monaco.

Kedua tim telah bertemu enam kali dalam pertandingan resmi, dengan catatan empat kemenangan untuk Juventus, satu hasil imbang, dan hanya satu kemenangan bagi Monaco.

Pertemuan terakhir terjadi pada semifinal Liga Champions 2016/2017, saat Juventus menang 2-0 di leg pertama lewat dua gol Gonzalo Higuain, lalu menang 2-1 di leg kedua berkat gol Mario Mandzukic dan Dani Alves.

Kala itu, Kylian Mbappé yang masih sangat muda mencetak satu-satunya gol Monaco.

Baca Juga:Monaco vs Juventus: Kisah Cinta Paul Pogba Bersama Si Nyonya Tua yang Berakhir Penuh LukaManulife Comvest Suntik Dana Segar Rp11 Triliun, Elliott Management Tinggalkan AC Milan

Satu-satunya kemenangan Monaco terjadi pada semifinal musim 1997/1998, meski akhirnya tak cukup untuk meloloskan mereka setelah Juventus menang telak 4-1 di leg pertama.

Untuk laga ini, Monaco diperkirakan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Kohn di bawah mistar, didukung Caius Henrique, Kehrer, Teze, dan Vanderson di lini belakang.

Zakaria dan Camara akan mengisi lini tengah, sementara Golovin, Fati, dan Akliouche menopang Balogun di lini depan.

Juventus juga diprediksi memakai formasi 4-2-3-1 dengan Di Gregorio sebagai kiper, Kalulu, Bremer, Kelly, dan Kostic di pertahanan.

Koopmeiners dan Thuram akan mengawal lini tengah, sementara Conceiçao, McKennie, dan Kenan Yildiz berada di belakang penyerang utama.

0 Komentar