PANGANDARAN, RADARTASIK.ID-Januari belum selesai, namun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran sudah mencapai Rp 13,88 Miliar atau 7,16 persen. Hal ini dinilai menjadi awal yang baik bagi pendapatan daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pangandaran Jumsa mengatakan, untuk target PAD tahun ini mencapai Rp 193,86 miliar.”Penerimaan tersebut berasal dari 21 jenis pendapatan daerah yang mulai ditarik sejak awal Januari, seluruh pendapatan langsung disetorkan ke kas daerah melalui BPKAD sesuai kode rekening masing-masing,” ucapnya kepada Radar Selasa (27/1/2026).
Pendapatan daerah dari sektor pajak, realisasinya baru mencapai Rp 7,43 miliar atau 5,53 persen dari target Rp 134,41 miliar. Kontribusi terbesar masih ditopang oleh Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), terutama jasa perhotelan yang menyumbang Rp 2,96 miliar dari target Rp 30 miliar.
Baca Juga:MK Menegaskan Pers Bukan Objek Pidana Instan!Panggilan untuk Jiwa Petarung di Kota Tasikmalaya! Boxing Van Java Segera Digelar di Dadaha
Selain itu, PBJT tenaga listrik terealisasi Rp 1,75 miliar dari target Rp 23,27 miliar, serta PBJT makanan dan minuman sebesar Rp 1,02 miliar dari target Rp 15 miliar.
Sementara itu, penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih rendah. Dari target gabungan Rp 40 miliar, realisasi baru menyentuh Rp 650,91 juta atau 1,63 persen.
Jumsa menyebutkan, untuk sektor opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), realisasi tercatat Rp 915 juta atau 4,20 persen dari target Rp 21,77 miliar.
Adapun pendapatan dari retribusi daerah, sudah mencapai Rp 6,44 miliar atau 10,85 persen dari target Rp 59,45 miliar. Penyumbang terbesar berasal dari retribusi sektor pariwisata yang dikelola Bapenda, dengan realisasi Rp 5,98 miliar dari target Rp 50 miliar.
“Retribusi Dinas Perhubungan menyumbang Rp 263,31 juta, disusul Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan sebesar Rp 50,92 juta,” jelasnya.
Namun, kata Jumsa, sejumlah perangkat daerah seperti Dinas PUPR dan DKPKP belum mencatatkan realisasi retribusi pada periode ini. Meski demikian, pihaknya optimis capaian PAD akan meningkat dalam bulan-bulan berikutnya.(Deni Nurdiansyah)
Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
Pelayanan. Para petugas Bapenda Kabupaten Pangandaran saat bekerja di konter pelayanan di kantornya, beberapa waktu lalu.
