“Di kelompok lain ada yang namanya SIMMBA adalah ide Bisnis layanan pemasaran digital untuk masyarakat. Layanan ini bukan hanya membantu memasarkan berbagai produk dalam bentuk barang, juga untuk usaha jasa. Ide ini, dibuat oleh Andhika, Adam, Rizki, Nyataku, dan Farsi, terinspirasi dari banyaknya masyarakat di sekitar kampus yang memiliki produk dan jasa, namun belum bisa memasarkan secara luas,” tegasnya.
Melalui sistem yang diciptakan ini, diharapkan dapat kemudahan promosi, memperkuat jangkauan pasar juga terciptanya ekosistem ekonomi kampus yang memberikan dampak untuk masyarakat sekitar.
DISTY MALL juga salah satu karya yang ditampilkan. Ide ini diciptakan oleh Adisti, Yopi, Ryan, dan Muhammad Ihsan. Inspirasi ide ini adalah meningkatnya transaksi jual beli secara daring. DISTY MALL dikembangkan sebagai online shop berbasis teknologi untuk pendampingan UMKM sebagai mitra kampus. Fungsinya selain media jual beli secara daring, juga sebagai sarana Praktik Kewirausahaan mahasiswa, media promosi dan pengelolaan penjualan berbasis teknologi.
Baca Juga:JNE Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Ajang Marketing & Halal Summit 2026Persiapkan Lulusan ke Perguruan Tinggi, MAN 1 Kota Tasikmalaya Gelar Campus Expo 2026
LAUNDRYKITA, karya yang dibuat oleh Budi, Rival, Alvi, D’Jihni, dan Zulfan, terinspirasi banyaknya usaha jasa laundry, namun belum berbasis digital. Melalui karya yang dibuat ini, dapat membantu usaha laundry yang lebih terkontrol. Melalui empat sistem yang dibangun yaitu aplikasi user, kurikulum, admin dan landing page, membantu layanan lebih mudah, cepat, tertata dan terpantau.
Dengan adanya gelar karya, kata Siti, selain menggali ide dan inovasi mahasiswa juga melatih untuk membuat perusahaan sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga terhadap mahasiswa yang sudah memaparkan hasil karyanya, semoga ini menjadi langkah awal, dijadikan landasan untuk Implementasi membuka peluang bisnis,” kata Siti.
Selain gelar karya, juga dilaksanakan kuliah umum yang diisi oleh praktisi untuk memberikan motivasi dan wawasan bagi mahasiswa.
“Kuliah di Universitas Mayasari Bakti itu, tidak hanya belajar teori, tapi diberikan pendampingan untuk praktik langsung mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari,” pungkas Siti. (Lisna Wati)
