Sharp Perkuat SDM Masa Depan Lewat Program Pendidikan Vokasi Sharp Class

Sharp Class
Prosesi foto bersama program Sharp Class di akhir acara.
0 Komentar

Kepala SMKN 3 Karawang, Dra. Ade Mardiah Hayati, M.Pd., menilai Sharp Class sebagai contoh ideal kolaborasi antara sekolah dan industri dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi.

“Melalui Sharp Class, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang sangat dekat dengan realitas industri. Keterlibatan langsung praktisi Sharp membantu peserta memahami standar kerja profesional, sehingga berdampak positif pada peningkatan kualitas lulusan,” katanya.

Program Sharp Class sendiri telah berjalan sejak 2012 dan kini diterapkan di 24 SMK di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Padang, hingga sejumlah daerah di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Hingga saat ini, tercatat 893 siswa telah mengikuti program tersebut, dengan 83 lulusan bergabung sebagai karyawan Sharp Indonesia. Sementara lulusan lainnya berkiprah di berbagai perusahaan nasional maupun internasional, serta menekuni usaha mandiri.

Baca Juga:Sajikan Chinese Food Bercita Rasa Lokal, Ta Wan Restaurant Resmi Buka di Plaza Asia TasikmalayaUMB Tasikmalaya Gelar Karya Inovasi Teknologi Informatika, Enam Kelompok Mahasiswa Paparkan Ide Bisnis

Melalui keberlanjutan Sharp Class, Sharp Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan vokasi, memperkuat kesiapan tenaga kerja nasional, serta mendorong lahirnya SDM unggul yang mampu menjawab kebutuhan industri masa depan.

“Ke depan, kolaborasi ini akan terus diperluas ke lebih banyak SMK di berbagai daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkesinambungan,” tutup Lise. (Lisna Wati/rls)

0 Komentar