RADARTASIK.ID – Awal tahun 2026 berjalan jauh dari kata ideal bagi Lazio yang bermimpi lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Biancocelesti masih kesulitan menemukan konsistensi permainan, tercermin dari hasil lima laga pembuka tahun kalender ini yang berakhir dengan 1 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Situasi tersebut membuat tekanan terhadap klub semakin besar, baik dari sisi internal maupun eksternal.
Baca Juga:Gagal Datangkan En-Nesyri, Juventus Ingin Bawa Pulang Striker Buangan PSGDibu Martinez Tak Cocok dengan Filosofi Klub, Inter Inginkan Kiper Tottenham untuk Gantikan Sommer
Salah satu hasil paling mengejutkan datang pada 20 Januari 2026, ketika Lazio dipermalukan tim promosi Como dengan skor telak 0-3 di Stadion Olimpico.
Kekalahan kandang tersebut memicu gelombang kritik dari suporter, sekaligus mempertegas bahwa Lazio tengah berada dalam fase sulit.
Ujian berikutnya sudah menanti, dengan laga kontra Genoa pada 30 Januari 2026, yang kembali digelar di Olimpico dan berpotensi menjadi momen krusial untuk membalikkan situasi.
Di tengah performa yang tidak stabil, isu transfer dan dinamika ruang ganti semakin memanaskan suasana.
Presiden Lazio, Claudio Lotito, akhirnya angkat bicara terkait masa depan Alessio Romagnoli, yang dalam beberapa pekan terakhir santer dikabarkan akan hengkang.
Dalam pernyataannya kepada Roma Today, Lotito menegaskan bahwa klub telah melakukan evaluasi menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
“Kami dengan cermat mengevaluasi semua faktor keuangan, teknis, dan lingkungan, dan memilih untuk tidak melemahkan tim,” ujar Lotito.
Baca Juga:Capello Ramal AC Milan Tak Akan Bisa Kejar Inter di Puncak KlasemenDaftar Pemain yang Coba Dijual Juventus di Akhir Jendela Transfer Musim Dingin: Dari Gatti hingga Vlahovic
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Lazio tidak akan melepas Romagnoli dalam waktu dekat, meski sang pemain disebut-sebut telah mengucapkan salam perpisahan kepada rekan setim dan para penggemar.
Situasi ini semakin kompleks karena klub asal Qatar, Al Sadd, dikabarkan siap mengajukan tawaran yang mampu memenuhi tuntutan finansial Lazio.
Namun bagi Lotito, pertimbangan teknis jauh lebih penting.
“Klub percaya bahwa, saat ini, keberadaannya sangat penting bagi tim. Dinamika pribadi dikelola secara internal,” tegasnya.
Ketegangan internal juga sempat mencuat lewat pernyataan kapten Mattia Zaccagni kepada para pendukung.
“Kita sendirian, kita dan Sarri, tetaplah dekat dengan kami,” ucap Zaccagni, sebuah kalimat yang langsung memicu perdebatan di kalangan tifosi.
Lotito pun merespons dengan nada diplomatis. Menurutnya, dalam momen penuh tekanan emosional, ketegangan adalah hal yang wajar.
