Ely Elyakim, Guru Inspiratif yang Mengajar Hingga ke Papua

sosok
Ely Elyakim, guru SDN 2 Gunungpereng Kota Tasikmalaya, saat berkesempatan mengajar di Papua beberapa waktu lalu.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ely Elyakim menjalani hari-harinya dalam tiga peran sekaligus: guru sekolah dasar, instruktur zumba, dan pelaku usaha kue rumahan.

Di SDN 2 Gunungpereng Kota Tasikmalaya, ia mendampingi siswa belajar di ruang kelas. Di luar jam sekolah, ia memandu kelas kebugaran bagi masyarakat. Sementara setiap Ramadan, dapur kecil di rumahnya kembali aktif memproduksi El Yummy Cookies. Tiga ruang yang berbeda, namun dijalani Ely dengan tujuan yang sama—memberi manfaat nyata bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sekitar.

Sebagai guru sekolah dasar, Ely telah mengabdikan diri sejak 2016. Ia sempat mengajar di SDK 4 Binabakti hingga 2021, sebelum melanjutkan tugasnya di SDN 2 Gunungpereng sampai sekarang. Di sekolah tersebut, Ely mengajar siswa kelas V. Dalam praktiknya, ia berupaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan mudah dipahami anak. Ely mengembangkan lembar kerja peserta didik (LKPD) inovatif, pembelajaran berbasis proyek, serta memanfaatkan gamifikasi dan literasi digital sebagai bagian dari proses belajar.

Baca Juga:Sajikan Chinese Food Bercita Rasa Lokal, Ta Wan Restaurant Resmi Buka di Plaza Asia TasikmalayaUMB Tasikmalaya Gelar Karya Inovasi Teknologi Informatika, Enam Kelompok Mahasiswa Paparkan Ide Bisnis

“Belajar itu seharusnya dekat dengan kehidupan anak. Kalau mereka merasa apa yang dipelajari ada kaitannya dengan keseharian, biasanya lebih mudah dipahami,” ujar Ely.

Selain fokus pada kegiatan intrakurikuler, Ely juga terlibat dalam pembinaan akademik siswa, kegiatan kokurikuler, serta projek penguatan profil pelajar. Ia memandang peran guru tidak sebatas menyampaikan materi, tetapi juga mendampingi anak dalam proses tumbuh dan mengenali potensi diri.

Di luar dunia pendidikan formal, Ely konsisten mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat. Sejak 2016, ia aktif sebagai instruktur zumba. Kegiatan kebugaran yang dipandunya menyasar beragam kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, komunitas sekolah, hingga masyarakat umum. Konsep yang dibawanya menekankan olahraga yang menyenangkan dan mudah diikuti.

“Kalau olahraga terasa berat, orang cepat bosan. Saya ingin orang datang karena senang dulu, nanti kesehatannya menyusul,” katanya.

Perjalanan Ely juga bersinggungan dengan dunia kewirausahaan. Sejak tahun 2000, ia mengelola usaha kue kering musiman dengan merek El Yummy Cookies yang hadir setiap bulan Ramadhan. Usaha ini dijalankan dengan resep rumahan, bahan pilihan, dan proses produksi yang higienis. Sistem pemasaran dilakukan melalui pre-order dan jejaring komunitas, sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

0 Komentar