GARUT, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Garut telah merehabilitasi drainase dan jalan di area dalam pasar sejak awal Agustus tahun 2025. Revitalisasi bertujuan untuk memberikan rasa nyaman terhadap warga yang berbelanja.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Effendi mengatakan, saat ini pihaknya fokus untuk penataan PKL baik yang di kawasan pasar maupun di kawasan Jalan Merdeka.
Pihaknya pun telah melakukan beberapa kali koordinasi dengan para pedagang melalu Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Pasar Guntur.
Baca Juga:Wajah Baru Pengurus PAC PDIP Tamansari, Imam Mulyana Isi Kursi SekretarisKiai Miftah Fauzi Membaca Ulang Kota Tasikmalaya!
“Pada prinsipnya mereka pun mau mengikuti dan ini perlu tahapan atau perlu kesiapan dari pedagangnya itu sendiri terutama PKL,” ucapnya, Selasa (27/1/2026).
Secara tempat, pihaknya sudah menetapkan dan sudah mapping terutama di Pasar Guntur Ciawitali. Lapak di sana sudah diukur dan sudah ditempatkan. Tinggal meninggu kesediaan dan pemahanan serta kesadaran para pedagang.
Ia mengatakan, hal ini perlu dipahami para pedagang karena juga untuk keberlangsungan mereka di pasar.
“Kalau mereka tidak paham, tidak sadar akan menertibkan diri ujung-ujungnya ya dirugikan mereka sendiri, pengunjung jadi kurang berminat,” katanya.
Pihaknya terus melakukan upaya edukasi supaya para pedagang paham kaitan dengan penataan. Di samping itiu perbaikan infrastrukturnya terus dibenahi. Bahkan tahun ini akan ada perbaikan lanjutan di Pasar Guntur Ciawitali
Selain di Pasar Guntur Ciawitali, pihaknya juga melakukan kunjungan ke beberapa pasar dalam rangka mengedukasi para pedagang.
“Kita sering melakukan kunjungan ke beberapa titik lokasi pasar khususnya Pasar Guntur itu juga kita sudah lakukan upaya itu,” pungkasnya. (Agi Sugiana)
