BANDUNG, RADARTASIK.ID – PT Daya Adicipta Motora (DAM) berhasil menarik lebih dari 21 ribu peserta untuk mengikuti program pelatihan keselamatan berkendara atau safety riding sepanjang tahun 2025.
Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menumbuhkan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab, sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Pelatihan safety riding yang digelar oleh DAM menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Baca Juga:Fotografi sebagai Cara Bercerita tentang Kehidupan4 Kesalahan Umum saat Memilih Asuransi Kesehatan untuk Keluarga
Mulai dari pelajar tingkat TK hingga SMA, mahasiswa, komunitas sepeda motor, karyawan perusahaan, hingga instansi pemerintahan dan pengguna sepeda motor secara umum.
Dengan pendekatan edukatif yang konsisten dan berkelanjutan, DAM berharap dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.
Materi pelatihan yang diberikan sangat komprehensif, mencakup teori dasar keselamatan berkendara, pemahaman tentang aturan dan etika berlalu lintas, serta praktik berkendara yang aman.
Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan peserta, baik itu pelajar, karyawan, atau komunitas sepeda motor, sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pelatihan safety riding ini, peserta diajarkan teknik-teknik dasar berkendara yang aman, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat, cara berkendara di kondisi jalan yang berbeda, serta etika yang harus dijaga saat berlalu lintas.
Dengan gabungan teori dan praktik ini, peserta diharapkan dapat mengubah kebiasaan buruk dalam berkendara, mengurangi potensi kecelakaan, dan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.
General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi, menyatakan bahwa edukasi keselamatan berkendara tidak boleh berhenti hanya pada pelatihan teknis, tetapi juga perlu mencakup sikap, kesadaran, dan tanggung jawab pengendara.
Baca Juga:Saiko Consultancy Siap Akuisisi PT Soraya Berjaya Indonesia, Saham SPRE Meroket TerusSaham APLN Sempat Meroket setelah Penjualan Mal Deli Park: Apa yang Terjadi di Balik Keputusan Strategis Ini?
Ia menekankan pentingnya kampanye keselamatan berkendara, terutama untuk membentuk kebiasaan positif melalui pendekatan yang menyeluruh.
Kampanye #Cari_Aman yang digagas oleh Honda, sebagai bagian dari pelatihan ini, bertujuan agar masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Menurut dia, keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga tentang sikap dan kesadaran pengendara terhadap lingkungan sekitar.
”Kami berharap semangat #Cari_Aman dapat menjadi kebiasaan yang mengakar dalam masyarakat, sehingga tercipta lalu lintas yang lebih aman dan tertib,” ungkap Handi.
