Ambrosini Kritik Penyerang AC Milan Saat Lawan AS Roma: Mereka Selalu Diselamatkan Maignan

Massimo Ambrosini
Massimo Ambrosini Foto: Tangkapan layar Instagram@massimoambrosini
0 Komentar

“Malam ini Leao dan Nkunku tidak banyak berbuat,” tegas Ambrosini.

“Milan membutuhkan dorongan ekstra agar tidak terus-menerus tertekan seperti yang terjadi melawan Roma di babak pertama,” tuturnya.

Menurutnya, masalah Milan bukan sekadar soal penyelesaian akhir, melainkan kualitas dan cara para penyerang berkontribusi dalam membangun serangan.

Baca Juga:AS Roma Gagal Kalahkan AC Milan: Inter dan Juventus Tersenyum LebarDaftar Pemain Juventus yang Dipuji Jurnalis Italia Usai Tekuk Napoli 3-0: David Buat Nyonya Tua Busungkan Dada

“Rossoneri perlu meningkatkan kualitas dan cara kedua penyerang itu berkontribusi dalam fase menyerang,” tambahnya.

Ambrosini juga menyinggung perubahan permainan Milan ketika Fullkrug masuk di menit-menit akhir.

Kehadiran striker murni itu membuat Milan lebih memiliki titik rujukan di depan, meski sudah terlambat untuk mengubah hasil pertandingan.

Meski penuh kritik, Ambrosini tetap memberi pengakuan terhadap posisi Milan di klasemen.

Dengan kondisi permainan yang belum sepenuhnya meyakinkan, Rossoneri masih mampu bersaing di papan atas.

“Dalam konteks seperti ini, berada hanya lima poin dari Inter adalah sebuah pencapaian besar,” kata Ambrosini.

“Kita harus memberi kredit kepada tim yang sedang menjaga kompetisi tetap hidup,” pungkasnya.

Baca Juga:Sandro Sabatini: Juventus Singkirkan Napoli dari Persaingan ScudettoAS Roma vs AC Milan: Reuni Malen dan Fullkrug yang Hampir Raih Gelar Liga Champions

Hasil imbang melawan Roma memang membuat Milan menjauh dari kejaran Giallorossi, tetapi di sisi lain jarak dengan Inter Milan sebagai pemuncak klasemen melebar.

Jika mengacu pada kritik Ambrosini, Milan tak bisa terus berharap pada penyelamatan Maignan semata jika ingin tetap kompetitif hingga akhir musim.

0 Komentar