Ambrosini Kritik Penyerang AC Milan Saat Lawan AS Roma: Mereka Selalu Diselamatkan Maignan

Massimo Ambrosini
Massimo Ambrosini Foto: Tangkapan layar Instagram@massimoambrosini
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Hasil imbang 1-1 antara AC Milan dan AS Roma di Stadion Olimpico menyisakan banyak catatan, terutama bagi Rossoneri.

Mantan gelandang sekaligus legenda Milan, Massimo Ambrosini, melontarkan kritik tajam terhadap performa lini serang tim asuhan Massimiliano Allegri, seraya menegaskan bahwa Milan terlalu sering bergantung pada sosok Mike Maignan.

Dalam laga big match pekan ke-22 Serie A itu, Milan sempat unggul lebih dulu lewat gol De Winter sebelum Roma menyamakan kedudukan melalui penalti Lorenzo Pellegrini.

Baca Juga:AS Roma Gagal Kalahkan AC Milan: Inter dan Juventus Tersenyum LebarDaftar Pemain Juventus yang Dipuji Jurnalis Italia Usai Tekuk Napoli 3-0: David Buat Nyonya Tua Busungkan Dada

Namun di balik skor akhir, Ambrosini melihat masalah yang jauh lebih dalam, khususnya terkait kontribusi pemain depan Milan.

“Milan adalah tim yang sejauh ini selalu diselamatkan oleh Maignan,” kata Ambrosini dalam analisanya di studio DAZN dilansir dari Calciomercato.

“Di kandang melawan Genoa, tim ini hampir tidak melakukan apa-apa. Melawan Lecce mereka bermain bagus, tetapi tetap gagal memaksimalkan peluang,” lanjutnya.

Pernyataan itu menjadi sorotan karena kembali menegaskan betapa vitalnya peran Maignan di bawah mistar gawang.

Menurut Ambrosini, tanpa sang kiper, Milan sudah berkali-kali berada dalam situasi berbahaya musim ini.

Ambrosini bahkan mengaku sempat memiliki firasat positif bagi Milan saat De Winter mencetak gol di Olimpico.

“Ketika De Winter mencetak gol, melihat bagaimana jalannya pertandingan, saya sempat merasa Milan bisa menang 2-0 atau bahkan 3-0,” ujarnya.

Baca Juga:Sandro Sabatini: Juventus Singkirkan Napoli dari Persaingan ScudettoAS Roma vs AC Milan: Reuni Malen dan Fullkrug yang Hampir Raih Gelar Liga Champions

Namun keyakinan itu tidak bertahan lama. Roma terus menekan, terutama di babak pertama, dan membuat Milan harus bertahan sangat dalam.

Meski begitu, Ambrosini tetap memberi kredit pada kemampuan bertahan Rossoneri.

“Tim ini mampu bertahan dalam kondisi defensif tertentu, dan menurut saya itu bukan sesuatu yang bisa dilakukan semua tim. Saya tidak yakin ada banyak tim lain yang mampu mengelola situasi seperti ini dengan cara yang sama,” paparnya.

Meski mengapresiasi organisasi bertahan Milan, Ambrosini justru paling keras mengkritik sektor ofensif.

Ia menilai lini depan Milan gagal memberikan dampak nyata, terutama dua nama yang paling diharapkan.

0 Komentar