Lebih dari itu, Malen dinilai “berbicara bahasa yang sama” dengan Paulo Dybala di lapangan—kombinasi yang diyakini mampu membawa Roma naik satu level lebih tinggi.
Di sisi lain, AC Milan mendatangkan Niclas Fullkrug lebih awal, sebelum pergantian tahun.
Rossoneri memilih fokus pada penyerang Jerman itu meski ia menjalani paruh pertama musim yang sulit bersama West Ham.
Namun bagi Massimiliano Allegri, kualitas Fullkrug tak perlu diperdebatkan.
Sepanjang kariernya, Fullkrug dikenal sebagai pencetak gol yang konsisten.
Baca Juga:Cafu: AC Milan Bisa Memenangkan Liga Champions, AS Roma Akan Meraih ScudettoSiapa Raffaele Huli? Pemain Primavera Juventus yang Dibawa Spalletti Melawan Napoli
Di Milan, perannya tak sebatas itu. Ia adalah penyerang tengah “murni”, sosok yang dengan pergerakan, kekuatan fisik, duel udara, dan kemampuan menahan bola mampu mengubah wajah serangan tim.
Kehadirannya memberi dimensi berbeda dibandingkan Leao, Pulisic, atau Nkunku, dan menjadikannya lebih dari sekadar pelapis.
Ketika dipercaya tampil sejak awal melawan Fiorentina, Fullkrug berperan besar dalam menciptakan beberapa peluang emas, meski akhirnya gagal dimaksimalkan.
Pada laga terakhir kontra Lecce, ia tampil menentukan dan menunjukkan bahwa adaptasinya di Serie A berjalan cepat.
Dengan biaya transfer yang relatif rendah, Fullkrug sejauh ini terlihat sebagai pembelian yang sangat menjanjikan.
Pertandingan di Olimpico nanti juga akan menjadi ajang nostalgia bagi Malen dan Fullkrug.
Keduanya pernah berbagi satu musim bersama di Borussia Dortmund, menjadi bagian penting dari skuad asuhan Edin Terzic yang secara mengejutkan melaju hingga final Liga Champions.
Baca Juga:Juventus Ultimatum En-Nesyri, Siapkan Striker Idaman AS Roma Sebagai PenggantiSiapa Youssef En-Nesyri? Calon Striker Baru Juventus yang Patahkan Rekor Sundulan Ronaldo
Sayangnya, perjalanan luar biasa itu terhenti di Wembley, ketika Dortmund harus mengakui keunggulan Real Madrid yang lebih berpengalaman dengan skor 0-2 lewat gol Dani Carvajal dan Vinicius Junior.
Di tim Dortmund tersebut, Fullkrug adalah penyerang tengah utama yang nyaris tak tergantikan, sementara Malen beroperasi di sisi sayap, kanan atau kiri sesuai kebutuhan.
Dua profil yang sangat berbeda, tetapi justru saling melengkapi—sebuah kombinasi yang kini akan saling berhadapan sebagai lawan.
Malen hampir pasti akan menjadi andalan utama Roma di lini depan. Meski baru tiba, statusnya sebagai pemain inti nyaris tak terbantahkan.
