96 Tim Adu Skill Free Fire di Kota Tasikmalaya, FFNS 2026 Buru Bintang Baru Esport

turnamen Free Fire Nusantara Series 2026 di Kota Tasikmalaya
FFNS 2026 Spring City Qualifier Tasikmalaya di Kopi Siloka, Kecamatan Indihiang, Minggu (25/1/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat Putra, mengapresiasi konsistensi Garena dan panitia yang terus melibatkan Kota Tasikmalaya dalam FFNS 2026.

“Kami mengapresiasi karena Kota Tasikmalaya terus masuk peta kegiatan FF Nusantara Series. Ini bukti esport sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan ekonomi kreatif,” paparnya.

Arif menilai kegiatan ini juga memperlihatkan sinergi antara olahraga prestasi dan UMKM lokal.

Baca Juga:Gerakan Kader Bugar PKS Kota Tasikmalaya: Sehat Fisik Jadi Modal Kerja SosialDari Lahan ke Harapan: Regenerasi Petani Muda Menguat di Kota Tasikmalaya

“Lokasi acara di Kopi Siloka, salah satu UMKM Kota Tasikmalaya. Ini menunjukkan esport bisa berjalan seiring dengan sektor UMKM,” jelasnya.

Ia berharap ke depan Kota Tasikmalaya tidak hanya menjadi tuan rumah kualifikasi, tetapi juga menjadi barometer prestasi e-sport di Jawa Barat.

“Targetnya bukan cuma penyelenggara, tapi lahir tim yang tembus babak utama FFNS sampai tingkat profesional,” ucap Arif.

ESI Kota Tasikmalaya, lanjut Arif, akan terus mendorong pemerintah daerah agar memperhatikan infrastruktur dan pembinaan atlet e-sport.

“Game online bukan sekadar permainan, tapi bisa menjadi prestasi yang membanggakan Kota Tasikmalaya,” katanya.

Arif juga menekankan bahwa e-sport memiliki jalur karier dan pendidikan yang jelas.

“Di beberapa kampus sudah ada jalur prestasi dari e-sport untuk beasiswa. Kalau ditekuni dengan disiplin dan manajemen yang baik, ini bisa menghasilkan, bukan hanya secara ekonomi tapi juga akademis,” pungkasnya. (rezza rizaldi)

0 Komentar