RADARTASIK.ID – Nama Youssef En-Nesyri kembali mencuat di bursa transfer Eropa usai dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Juventus.
Di balik ketertarikan klub-klub besar Serie A, En-Nesyri menyimpan kisah unik, ia punya rekor sundulan yang mematahkan catatan Cristiano Ronaldo, status legendaris bersama Maroko, serta naluri mencetak gol yang terasah sejak usia muda.
Youssef En-Nesyri lahir di Fez, Maroko, pada 1 Juli 1997. Bakatnya berkembang di Académie Mohammed VI, salah satu pusat pelatihan paling prestisius di Afrika Utara.
Baca Juga:Orlando Ramal Juventus akan Memakan Napoli: Juve Punya Peluang Besar untuk MenangAC Milan Jadi Batu Sandungan Juventus Datangkan Sandro Tonali
Akademi ini dikenal sebagai “pabrik” pemain elite Maroko, dan En-Nesyri menjadi salah satu produk terbaiknya. Dari sana, jalan menuju Eropa terbuka lebar.
Pada 2015, En-Nesyri hijrah ke Spanyol untuk bergabung dengan Malaga.
Ia memulai dari tim muda dan Atlético Malagueñio di Tercera División. Adaptasinya berlangsung cepat: enam gol dalam enam pertandingan menjadi bukti awal ketajamannya.
Penampilan impresif itu membuatnya promosi ke tim utama Malaga pada 2016, menandai debutnya di sepak bola profesional level atas.
Ketika Malaga terdegradasi, karier En-Nesyri justru menanjak. Ia pindah ke Leganés pada 2018 dan mulai menarik perhatian publik La Liga.
Momen paling ikonik terjadi pada Februari 2019, saat ia mencetak hat-trick ke gawang Real Betis. Aksi tersebut membuat namanya masuk radar klub-klub besar Spanyol.
Sevilla kemudian bergerak cepat. Pada Januari 2020, klub Andalusia itu merekrut En-Nesyri dengan investasi sekitar €20 juta atau setara Rp340 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Di Sevilla, En-Nesyri menghabiskan empat setengah musim dengan catatan 73 gol dari 196 penampilan di semua kompetisi.
Baca Juga:Real Madrid Klub dengan Pendapatan Terbesar di Dunia, Inter dan AC Milan Masuk 15 BesarAS Roma vs AC Milan: Massimo Orlando Minta Allegri Tak Hanya Andalkan Serangan Balik
Ia juga mencatat dua musim La Liga dengan torehan gol dua digit, menegaskan statusnya sebagai striker papan atas.
Di level internasional, En-Nesyri menjelma menjadi sosok sentral bagi tim nasional Maroko.
Ia telah mengoleksi lebih dari 90 caps dan menjadi figur penting sejak Piala Dunia 2018.
Namun puncak popularitasnya terjadi di Piala Dunia 2022 di Qatar. En-Nesyri mencetak gol di fase grup melawan Kanada, lalu mengukir sejarah di perempat final kontra Portugal.
