RADARTASIK.ID – Deloitte kembali merilis laporan tahunan yang paling dinanti dalam dunia sepak bola: Deloitte Football Money League.
Survei yang kini memasuki edisi ke-29 tersebut memeringkat klub-klub sepak bola Eropa berdasarkan pendapatan tahunan mereka, sekaligus menjadi barometer kekuatan finansial klub-klub paling berpengaruh di dunia.
Hasil terbaru menegaskan dominasi klub-klub raksasa Spanyol, Real Madrid masih tak tergoyahkan sebagai klub dengan pendapatan terbesar di dunia.
Baca Juga:Inter Ngamuk Hancurkan Pisa 6-2, Media Italia Sebut Esposito Seperti VieriResmi! AC Milan Jual Kapten Milan Futuro dan Gagal Datangkan Juwensley Onstein karena Sabotase Barcelona
Sementara itu, wakil Italia belum mampu menembus 10 besar. Hanya tiga klub Serie A yang masuk 20 besar, dengan Inter Milan dan AC Milan berada di luar papan elite.
Secara keseluruhan, klub-klub Italia menunjukkan pertumbuhan pada musim 2024/2025.
Namun, pertumbuhan tersebut belum cukup untuk mendekatkan mereka ke jajaran elite finansial Eropa.
Bahkan Inter Milan, yang mencatatkan lonjakan pendapatan sangat signifikan sebesar 37 persen dibandingkan musim sebelumnya, masih harus puas berada di luar 10 besar.
Dalam studi Deloitte, pendapatan klub dihitung dari tiga sumber utama.
Pertama adalah pendapatan pertandingan (matchday), yang secara total mencapai €2,4 miliar atau setara Rp40,8 triliun (kurs €1 = Rp17.000).
Kedua adalah pendapatan hak siar televisi, yang mencapai €4,7 miliar atau sekitar Rp79,9 triliun.
Ketiga, dan kini menjadi yang terbesar, adalah pendapatan komersial senilai €5,3 miliar atau setara Rp90,1 triliun.
Untuk tahun ketiga berturut-turut, pendapatan komersial menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan klub, sedikit melampaui hak siar televisi.
Baca Juga:Spalletti Diminta Jangan Ladeni Provokasi Fans Juventus: Suporter Membayar untuk Mendukung dan MengkritikIni Syarat AS Roma dan Bologna Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
Sektor ini juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 10 persen dibandingkan musim 2023/2024, menegaskan pentingnya sponsor, kerja sama global, dan kekuatan merek dalam sepak bola modern.
Namun, struktur pendapatan berbeda antara klub papan atas dan papan menengah.
Bagi klub peringkat 11 hingga 20, hak siar TV masih menjadi sumber utama, menyumbang sekitar 49 persen dari total pendapatan.
Sebaliknya, bagi klub 10 besar, kontribusi hak siar hanya sekitar 33 persen, karena mereka memiliki mesin komersial yang jauh lebih kuat.
Di puncak peringkat, Real Madrid kembali menempati posisi pertama dan menjadi satu-satunya klub yang mencatatkan pendapatan lebih dari €1 miliar, tepatnya sekitar €1,07 miliar atau setara Rp18,2 triliun.
