Diberi Nyanyian Khusus oleh Curva Nord, Pio Esposito Tak Mau Dibandingkan dengan Vieri

Pio Esposito
Pio Esposito Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Francesco Pio Esposito menjadi salah satu figur sentral dalam kemenangan spektakuler Inter Milan atas Pisa.

Dalam laga pekan ke-22 Serie A di San Siro, Nerazzurri bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 6-2.

Di tengah pesta gol itu, nama Esposito mencuri perhatian berkat gol penting yang mengubah arah laga sekaligus sorotan luas media Italia.

Baca Juga:Inter Ngamuk Hancurkan Pisa 6-2, Media Italia Sebut Esposito Seperti VieriResmi! AC Milan Jual Kapten Milan Futuro dan Gagal Datangkan Juwensley Onstein karena Sabotase Barcelona

Bagi Esposito, gol tersebut terasa istimewa. Itu adalah gol pertamanya di Serie A sebagai starter bersama tim utama Inter.

Gol sundulan kerasnya pada menit ke-45+3 membawa Inter unggul 3-2 sebelum turun minum, melengkapi kebangkitan luar biasa setelah sebelumnya tertinggal lewat dua gol Stefano Moreo.

Momen tersebut menjadi titik balik mental sekaligus simbol kepercayaan diri sang striker muda.

Usai pertandingan, Esposito berbicara kepada DAZN dengan nada rendah hati namun penuh kebanggaan.

Ia mengaku sangat terkesan dengan dukungan suporter, terutama nyanyian yang menggema dari Curva Nord saat namanya diteriakkan di San Siro.

“Nyanyian dari Curva? Saya mendengarnya, dan saya sangat terhormat. Itu sangat emosional bagi saya. Saya senang karena bisa kembali menunjukkan kekuatan fisik saya,” ujar Esposito.

Gol Esposito langsung memantik perbandingan dengan legenda Inter, Christian “Bobo” Vieri.

Baca Juga:Spalletti Diminta Jangan Ladeni Provokasi Fans Juventus: Suporter Membayar untuk Mendukung dan MengkritikIni Syarat AS Roma dan Bologna Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa

Media Italia, Calciomercato, bahkan menilai gol tersebut sebagai “gol ala Vieri”, menyoroti timing, kekuatan fisik, dan sundulan eksplosif sang penyerang muda.

Dalam ulasannya, Calciomercato menulis bahwa Esposito “melayang di udara, mengalahkan Canestrelli, lalu menyundul bola melewati Scuffet”, sebuah gambaran yang menghidupkan kembali memori publik terhadap gaya bermain Vieri di masa keemasannya.

Namun, Esposito memilih merespons perbandingan tersebut dengan sikap dewasa dan menegaskan tidak ingin disandingkan terlalu cepat dengan nama sebesar Vieri, meski tetap merasa bangga atas apresiasi tersebut.

“Nyanyiannya sama seperti Vieri? Terlalu cepat untuk menyebut nama-nama besar seperti Bobo. Saya tidak suka perbandingan seperti itu, tetapi tentu saja saya merasa terhormat,” tegasnya.

Kerendahan hati Esposito kontras dengan euforia besar yang menyelimuti Inter malam itu.

0 Komentar