AC Milan Jadi Batu Sandungan Juventus Datangkan Sandro Tonali

Sandro Tonali
Sandro Tonali Foto: Tangkapan layar Instagram@azzurri
0 Komentar

Tonali merasa nyaman di Newcastle, terlebih setelah dukungan penuh klub selama masa sulitnya akibat skorsing panjang terkait skandal taruhan.

Meski demikian, godaan dari klub-klub raksasa seperti Liverpool, Manchester United, Chelsea, atau bahkan kembalinya ke AC Milan, bisa menjadi faktor penentu.

Di Inggris, Tonali saat ini menerima gaji lebih dari €7 juta bersih per musim ditambah bonus, setara sekitar Rp119 miliar.

Baca Juga:Inter Ngamuk Hancurkan Pisa 6-2, Media Italia Sebut Esposito Seperti VieriResmi! AC Milan Jual Kapten Milan Futuro dan Gagal Datangkan Juwensley Onstein karena Sabotase Barcelona

Angka tersebut berada di level yang hanya bisa disaingi segelintir klub Italia.

Bahkan, peluang untuk meraih trofi bersama klub-klub papan atas Liga Primer juga dinilai lebih realistis dibandingkan bersama Newcastle, yang meski agresif berinvestasi, masih berjuang menembus hierarki teratas kompetisi domestik.

Juventus sendiri akan mengalami perubahan struktur gaji pada bulan Juni mendatang.

Kontrak Dusan Vlahovic dengan gaji €12 juta per musim atau sekitar Rp204 miliar akan berakhir, membebaskan ruang signifikan di neraca gaji klub.

Saat itu, pemain dengan bayaran tertinggi di Continassa adalah David, dengan €6 juta per musim.

Dengan asumsi lolos ke Liga Champions, Juventus diyakini mampu menawarkan paket gaji sekitar €7 juta per musim plus bonus kepada Tonali, angka yang sebanding dengan yang ia terima di Newcastle.

Namun, pertanyaannya tetap sama: apakah itu cukup untuk membujuknya?

Selain faktor finansial, Juventus juga harus melakukan penjualan pemain untuk menyeimbangkan neraca.

Baca Juga:Spalletti Diminta Jangan Ladeni Provokasi Fans Juventus: Suporter Membayar untuk Mendukung dan MengkritikIni Syarat AS Roma dan Bologna Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa

Banyak nama berpotensi masuk pasar, baik dari skuad utama maupun pemain pinjaman yang kembali ke Turin.

Namun, performa beberapa pemain seperti Teun Koopmeiners, Douglas Luiz, dan Lois Openda dinilai belum sepadan dengan biaya akuisisi mereka, sehingga ruang untuk mencatat keuntungan modal menjadi terbatas.

Situasi kepelatihan juga menjadi variabel penting. Luciano Spalletti saat ini terikat kontrak hingga 30 Juni 2026, dengan pembicaraan perpanjangan yang ditunda hingga musim panas.

Konfirmasi masa depan sang pelatih sangat bergantung pada kualifikasi Liga Champions.

Sosok pelatih yang akan memimpin Juventus pada musim 2026–2027 diyakini memiliki pengaruh besar terhadap keputusan Tonali.

Terakhir, ada faktor emosional yang tidak bisa diabaikan yang bisa menjadi batu sandungan Nyonya Tua datangkan Tonali.

0 Komentar