Spalletti Diminta Jangan Ladeni Provokasi Fans Juventus: Suporter Membayar untuk Mendukung dan Mengkritik

Luciano Spalletti
Luciano Spalletti Foto: Tangkapan layar DAZN
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia, Massimo Callegari, meminta Luciano Spalletti untuk tidak meladeni provokasi individu dari tribun, menyusul insiden yang terjadi dalam laga Liga Champions antara Juventus dan Benfica.

Menurut Callegari, reaksi emosional di luar lapangan berisiko mengaburkan kerja positif yang sedang dibangun Spalletti bersama Bianconeri.

Juventus memastikan kemenangan penting 2-0 atas Benfica pada pertandingan ketujuh di fase Liga Champions.

Baca Juga:Ini Syarat AS Roma dan Bologna Lolos ke Babak 16 Besar Liga EuropaRibut dengan Presiden Lazio, Romagnoli Minta Dijual ke Klub Qatar

Hasil tersebut setidaknya mengamankan satu tempat di babak play-off, meski peluang untuk langsung lolos ke babak 16 besar masih sangat tipis.

Namun, laga di Allianz Stadium itu tak hanya menyisakan cerita soal hasil. Sorotan juga tertuju pada sikap Spalletti di pinggir lapangan.

Pelatih Juventus itu terlihat beberapa kali berinteraksi secara emosional, baik dengan pemainnya—termasuk insiden tamparan ringan kepada Openda—maupun dengan para suporter, khususnya seorang penggemar yang duduk tepat di belakang bangku cadangan.

Usai pertandingan, Spalletti meluapkan kekesalannya terhadap wartawan di mixed zone.

Ia menjelaskan kronologi ketegangan dengan suporter tersebut, sekaligus mengungkapkan kegelisahannya terkait atmosfer pertandingan dan respons publik terhadap timnya.

“Ada 1.500 dari kalian, dan 1.499 di antaranya justru bertanya tentang satu penggemar itu,” ujar Spalletti.

“Saya tidak berdebat dengan siapa pun. Kalianlah yang menggunakan kata-kata yang memperburuk keadaan. Setiap pemain yang menyentuh bola selalu ada teriakan: ‘Singkirkan dia’. Cambiaso, singkirkan dia. Kelly, singkirkan yang ini, yang itu,” lanjutnya.

“Jadi saya menoleh dan berkata, ‘Saya punya lima pemain pengganti. Jika Anda tidak menyukai salah satunya, lebih baik tinggal di rumah’” jelasnya.

Baca Juga:Paris FC Curi Pemain Incaran AC Milan, Giovane Pindah ke NapoliDua Golnya Bawa AS Roma Tumbangkan Stuttgart, Gasperini Sebut Pisilli Mirip dengan Legenda Juventus

Pernyataan tersebut memicu diskusi luas di media Italia. Dalam kolom editorialnya di Calciomercato, Massimo Callegari memberikan analisis yang bernada dua sisi terhadap sosok Spalletti di Juventus.

“Pelatih Bianconeri pantas mendapat aplaus atas pekerjaannya di bangku cadangan, tetapi sedikit kurang untuk distraksi di luar sepak bola,” tulis Callegari.

Ia menggambarkan Spalletti seperti memiliki dua wajah: satu versi di lapangan yang berbicara lewat organisasi tim serta perkembangan individu dan kolektif, dan versi lain di luar area teknis yang muncul melalui reaksi emosional dan jawaban langsung kepada suporter.

0 Komentar