Tak hanya itu, Romagnoli juga telah mencapai kesepakatan personal dengan Al-Sadd.
Ia ditawari kontrak berdurasi tiga tahun dengan gaji €6 juta per musim, atau sekitar Rp102 miliar per tahun.
Tawaran finansial yang menggiurkan ini menjadi faktor kuat yang mendorong Romagnoli untuk menerima tantangan baru di Timur Tengah, sekaligus kembali bekerja di bawah arahan Mancini.
Baca Juga:Paris FC Curi Pemain Incaran AC Milan, Giovane Pindah ke NapoliDua Golnya Bawa AS Roma Tumbangkan Stuttgart, Gasperini Sebut Pisilli Mirip dengan Legenda Juventus
Di sisi lain, Lazio mulai bersiap menghadapi kemungkinan kepergian sang kapten.
Klub sudah melakukan perubahan di sektor penjaga gawang, dengan Ivan Provedel dilepas dan Christos Mandas pindah ke Bournemouth.
Sebagai pengganti, Lazio dikabarkan akan mendatangkan Edoardo Motota, kiper Reggiana yang 50 persen hak kepemilikannya masih dimiliki Juventus.
Untuk lini belakang, nama Luca Ranieri mulai mencuat sebagai kandidat pengganti Romagnoli.
Bek Fiorentina tersebut dikabarkan telah kehilangan ban kapten dan tempat regulernya di tim utama, sehingga berpotensi dilepas pada jendela transfer ini.
Sementara itu, dinamika bursa transfer Italia juga melibatkan klub ibu kota lainnya dimana AS Roma dan Genoa telah merampungkan detail kesepakatan ganda.
Tommaso Baldanzi akan bergabung dengan Genoa dengan status pinjaman hingga Juni disertai opsi pembelian, sementara gelandang muda kelahiran 2006, Lorenzo Venturino, akan menempuh jalan sebaliknya menuju Roma, juga dengan status pinjaman dan opsi pembelian senilai €7 juta atau sekitar Rp119 miliar.
Baca Juga:Ditawari Naik Gaji Sama dengan Rafael Leao, AC Milan Selangkah Lagi Perpanjang Kontrak Mike MaignanMedia AS: Chelsea Incar Gelandang Buangan Juventus
Dengan kondisi yang semakin memanas, saga Romagnoli diperkirakan akan segera mencapai klimaks.
Apakah Lazio akan melepas kaptennya ke Qatar dalam waktu dekat, atau masih mencoba menahan kepergian sang pemimpin? Jawabannya kemungkinan akan terungkap dalam hitungan hari.
