RADARTASIK.ID – AC Milan semakin dekat mengamankan masa depan salah satu pilar terpentingnya di bursa transfer musim dingin ini.
Mike Maignan, kiper utama sekaligus kapten tim Rossoneri, dilaporkan hanya tinggal selangkah lagi menandatangani perpanjangan kontrak baru bersama klub.
Seluruh proses negosiasi kini memasuki fase akhir, dengan pertemuan terakhir dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan untuk merampungkan detail-detail teknis.
Baca Juga:Media AS: Chelsea Incar Gelandang Buangan JuventusPuas dengan Kinerja CEO AC Milan, Gerry Cardinale Perpanjang Jabatan Giorgio Furlani
Seperti dilaporkan Sky Sport, hambatan terbesar dalam proses perpanjangan kontrak Maignan telah berhasil diselesaikan.
Persoalan terkait komisi agen kiper asal Prancis tersebut kini sudah mencapai titik temu, sehingga tidak ada lagi ganjalan berarti yang menghalangi penandatanganan kontrak baru.
Kontrak Maignan saat ini sendiri akan berakhir pada 30 Juni 2026 yang membuatnya bisa pergi dengan status bebas transfer pada 2 Februari mendatang.
Kini, fokus pembahasan hanya tertuju pada durasi kesepakatan baru.
AC Milan menawarkan perpanjangan jangka panjang, dengan opsi kontrak hingga tahun 2030 atau bahkan 2031.
Artinya, Maignan bisa mengikatkan diri selama empat hingga lima tahun tambahan bersama Rossoneri, sebuah bentuk kepercayaan penuh terhadap pemain kelahiran 1995 itu yang kini memegang ban kapten di era kepelatihan Massimiliano Allegri.
Dari sisi finansial, AC Milan juga menunjukkan komitmen besar.
Klub menawarkan kontrak multi-tahun dengan gaji pokok tetap sebesar €5,7 juta bersih per musim, ditambah berbagai bonus berbasis performa.
Jika dikonversikan ke mata uang Indonesia, angka tersebut setara dengan sekitar Rp96,9 miliar per musim (kurs €1 = Rp17.000).
Baca Juga:Dirayu De Rossi, Baldanzi Resmi Tinggalkan AS RomaBertemu Pemilik Klub, Chivu Minta Inter Beli Pemain seperti Perisic
Dengan tambahan bonus, total pendapatan Maignan berpotensi menembus level tertinggi dalam struktur gaji klub.
Nilai tersebut menempatkan Maignan sejajar dengan Rafael Leao sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di AC Milan.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen melihat sang kiper bukan sekadar penjaga gawang, tetapi figur sentral dalam proyek olahraga klub untuk beberapa tahun ke depan.
Upaya mempertahankan Maignan bukanlah proses yang instan.
Musim panas lalu, situasi sang kiper sempat berada di titik paling genting. Dengan sisa kontrak hanya satu tahun, peluang kepergian Maignan terbuka lebar.
