Taman Pangbagea Desa Cintakarya Pangandaran Tak Lagi Memberi Bahagia

Taman pangbagea pangandaran
Foodcourt dan gerobak UMKM di Taman Pangbagea terbengkalai, Rabu (21/1/2026)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADSIK—Taman Pangbagea yang di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi yang diresmikan tahun 2022 lalu awalnya menjadi ruang publik yang menjanjikan kebahagiaan. Namun saat ini, kawasan itu seakan ditinggalkan dan tidak lagi memberikan kebahagiaan.

Sejumlah kios dan gerobak UMKM di kawasan itu tidak lagi difungsikan dan terbengkalai.

Taman Pangbagea merupakan proyek yang menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat tahun 2021 lalu, sebesar Rp 18 Miliar.

Baca Juga:MK Menegaskan Pers Bukan Objek Pidana Instan!Panggilan untuk Jiwa Petarung di Kota Tasikmalaya! Boxing Van Java Segera Digelar di Dadaha

Baru diresmikan pada tahun 2022 oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, yakni Ridwan Kamil (RK).

Taman Pangbagea ini meliputi fasilitas lapangan upacara, arena jogging, taman bermain, pusat kreatif, area hijau, UMKM, Foodcourt dan area parkir.

Khusus area Foodcourt dan gerobak UMKM, kini terpantau tidak ada aktivitas sama sekali. Walaupun sesekali ada yang berkunjung ke Taman Pangbagea.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida mengatakan bahwa kegiatan disana sudah bubar sejak lama. “Ya karena sepi, akhirnya tidak ada lagi yang dagang di sana,” katanya kepada Radar Rabu (21/1/2026).

Kata dia, karena sudah tidak terpakai lagi, gerobak UMKM tersebut akhirnya diserahkan ke Desa Cintakarya untuk dimanfaatkan sepenuhnya.

“Diserahkan ke kuwu (Kepala Desa Cintakarya,red) agar dimanfaatkan oleh masyarakat di sana, kalau tidak salah penyerahanya sekitar satu tahun yang lalu,” ujarnya.

Gerobak itu merupakan bantuan dari salah satu bank daerah, atas inisiatif dari Dinas Koperasi. “Ya nilainya kurang dari Rp 70 juta, kalau gak salah,” ucapnya.

Baca Juga:Ketika Mas Wapres dan Mas Wali ke Pasar "Becek" Kota TasikmalayaLBH Ansor Jawa Barat: Kriminalisasi Kebijakan, Ancaman bagi Tata Kelola Negara!

Kata dia, pemanfaatan gerobak itu bisa saja dilanjutkan, tapi tidak di Taman Pangbagea yang sepi dari pengunjung.

Salah seorang warga Kecamatan Pangandaran Hikmat (60) mengatakan, kondisi taman Pangbagea yang kumuh dan sepi memang kurang cocok untuk membuka usaha.

“Walaupun lokasinya dekat Kantor Bupati, tapi kan jauh dari keramaian, warga juga jarang main kesana, kalaupun ada ya hanya satu dua orang,” ucapnya.(Deni Nurdiansyah)

0 Komentar