RADARTASIK.ID – Juventus kembali menegaskan kebangkitannya di pentas Liga Champions dan membuka peluang lolos ka babak 16 besar.
Bermain di hadapan publik sendiri, Bianconeri sukses menumbangkan Benfica asuhan Jose Mourinho dengan skor meyakinkan 2-0.
Dua gol kemenangan dicetak oleh Khephren Thuram dan Weston McKennie, yang langsung menuai pujian tinggi dari media Italia.
Baca Juga:Media Italia: Titisan Vlahovic Ngotot Gabung ke AC MilanMateta Terima Pinangan Juventus, Bos Crystal Palace Ejek Tawaran Nyonya Tua
Kemenangan ini juga menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Juventus di kompetisi Eropa.
Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Luciano Spalletti kini mengoleksi 12 poin, sejajar dengan Inter Milan di klasemen sementara, sekaligus memastikan setidaknya tiket ke babak play-off.
Sebaliknya, Benfica harus menerima kenyataan pahit. Klub asal Portugal itu tertahan di angka 6 poin dan secara matematis hampir pasti tersingkir dari persaingan.
Pertandingan tidak hanya menyajikan duel taktik di lapangan, tetapi juga tensi emosional di pinggir lapangan.
Spalletti sempat tertangkap kamera berdebat dengan seorang penggemar di tribun.
Dengan nada tinggi, pelatih Italia itu melontarkan kalimat, “Lain kali sebaiknya kau di rumah saja,” sebelum kembali fokus memompa semangat anak asuhnya.
Sikap keras Spalletti juga terlihat ketika ia menegur Openda yang digantikan oleh David, “Kau harus bangun, mengerti?” sebuah gestur yang mencerminkan tuntutan tinggi sang pelatih.
Secara taktik, Spalletti membuat kejutan di awal babak kedua dengan memasukkan Francisco Conceiçao menggantikan Miretti.
Baca Juga:Como Tikung AC Milan dalam Perburuan Bek Muda BarcelonaLive di TV: Beppe Marotta Minta Boban Tetapkan Harga Pemain yang Jadi Incaran Inter
Perubahan itu terbukti krusial. Juventus tampil lebih agresif dan mulai menekan lini pertahanan Benfica yang sejak awal memilih bermain rapat dan menutup ruang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55 melalui Khephren Thuram.
Gelandang muda itu tampil dominan, memanfaatkan celah di lini tengah Benfica sebelum melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan kiper lawan.
Hanya berselang sembilan menit, Weston McKennie menggandakan keunggulan.
Pemain asal Amerika Serikat tersebut memulai laga di sisi kanan, namun kemudian dipindahkan ke posisi gelandang serang pada babak kedua—keputusan yang terbukti tepat.
Juventus sebenarnya berpeluang menutup laga dengan skor lebih besar.
Disisi lain, Benfica sempat mendapat hadiah penalti setelah VAR menilai Bremer melanggar Barreiro.
