Hingga kini, ia telah mengoleksi 57 caps bersama Tim Tango, menjadikannya figur sentral di bawah mistar gawang Albiceleste.
Sementara Inter mengincar Martinez, Aston Villa justru menghadapi masalah serius di lini tengah.
Cedera lutut yang dialami Boubacar Kamara pada putaran ketiga Piala FA melawan Tottenham memaksa klub asal Birmingham itu kembali ke bursa transfer.
Kamara, gelandang kelahiran 1999, diperkirakan absen hingga akhir musim.
Baca Juga:Jurnalis Italia Sanjung Penampilan Juventus di Liga Champions: Mereka Tak Lagi Mengandalkan Keajaiban YildizSandro Sabatini: Sihir Spalletti Buat Juventus Tampil Lebih Dibandingkan Napolinya Conte
The Telegraph melaporkan bahwa Aston Villa kini menjadikan Ruben Loftus-Cheek sebagai target konkret.
Gelandang AC Milan tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan Unai Emery untuk menjaga ambisi klub di Piala FA, Liga Europa, serta perburuan tiket Liga Champions musim depan.
Loftus-Cheek bergabung dengan AC Milan dari Chelsea pada musim panas 2023 dengan nilai transfer sekitar 21,5 juta euro atau setara Rp365,5 miliar.
Ia menandatangani kontrak hingga 2027, dengan amortisasi tahunan sekitar 5,4 juta euro (Rp91,8 miliar).
Untuk menghindari kerugian modal, Milan minimal harus melepasnya di angka 8,5 juta euro atau sekitar Rp144,5 miliar, meski banderol awal berada di kisaran 15 juta euro (Rp255 miliar).
Saat ini, Loftus-Cheek menerima gaji bersih 4 juta euro per musim atau sekitar Rp68 miliar, dengan gaji kotor 5,24 juta euro berkat kebijakan Dekret Pertumbuhan.
Sejak berseragam Rossoneri, ia telah tampil dalam 91 pertandingan, mencetak 11 gol dan empat assist.
Baca Juga:Juventus Tumbangkan Benfica Asuhan Mourinho, Thuram dan McKennie Dipuji Media ItaliaMedia Italia: Titisan Vlahovic Ngotot Gabung ke AC Milan
Musim ini, kontribusinya menurun dengan hanya satu gol dari 19 penampilan di semua kompetisi.
Meski Lazio sempat memantau situasinya, belum ada pendekatan konkret.
Loftus-Cheek sejatinya ingin bertahan di Milan, namun godaan kembali ke Inggris bersama Aston Villa berpotensi mengubah sikapnya, terutama di tengah pembicaraan perpanjangan kontrak yang masih berlangsung.
