Del Piero: Spalletti Penyihir Taktik Juventus yang Tak Bisa Menikmati Kemenangan

Alessandro Del Piero
Alessandro Del Piero Foto: Tangkapan layar Instagram@alessandrodelpiero
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pujian untuk Luciano Spalletti terus mengalir dari Italia setelah Juventus menumbangkan Benfica 2-0 di Liga Champions.

Kali ini, sanjungan datang dari legenda terbesar Bianconeri, Alessandro Del Piero.

Mantan kapten Juventus itu menyebut Spalletti sebagai “penyihir taktik” dengan mentalitas langka.

Baca Juga:Sandro Sabatini: Sihir Spalletti Buat Juventus Tampil Lebih Dibandingkan Napolinya ConteJuventus Tumbangkan Benfica Asuhan Mourinho, Thuram dan McKennie Dipuji Media Italia

Baginya, Spalletti merupakan sosok pelatih yang bahkan tak mampu benar-benar menikmati kemenangan karena selalu terdorong untuk mencari perbaikan.

Pandangan Del Piero ini sejalan dengan analisis tajam jurnalis senior Sandro Sabatini, yang menilai Juventus kini tengah mengalami transformasi penting di Eropa.

Dalam wawancara dari studio Sky Sport, Del Piero mengungkapkan kekagumannya pada cara Spalletti bekerja.

Ia menilai pelatih yang mengambil alih Juventus di tengah musim tersebut mampu membawa tim bermain di level yang jauh lebih tinggi, bukan hanya secara taktik, tetapi juga dari sisi karakter.

“Saya menganggapnya sebagai penyihir taktik, seseorang yang mampu membuat tim bermain di level luar biasa. Ia juga tahu bagaimana menyentuh pemain dari sisi karakter dan teknis,” ujar Del Piero dikutip dari Calciomercato.

Legenda yang akrab disapa Alex itu bahkan merasa memiliki kesamaan mentalitas dengan Spalletti.

Menurutnya, sang pelatih memiliki dorongan internal yang sama kuatnya seperti saat ia masih aktif bermain, yakni sulit menikmati kemenangan.

Baca Juga:Media Italia: Titisan Vlahovic Ngotot Gabung ke AC MilanMateta Terima Pinangan Juventus, Bos Crystal Palace Ejek Tawaran Nyonya Tua

“Ia punya mentalitas yang sama seperti saya ketika masih bermain. Saya sering diminta menikmati kemenangan, tetapi saya tidak pernah bisa benar-benar menikmatinya, bahkan sesaat pun. Saya selalu ingin berkembang. Dari cara kerjanya, saya melihat hal yang sama pada Spalletti,” lanjut Del Piero.

Pujian Del Piero semakin relevan jika disandingkan dengan analisis Sandro Sabatini yang melihat Juventus mulai memperlihatkan kembali identitas Eropa yang kuat.

Ia menyebut ada fase sekitar 15 menit dalam laga melawan Benfica di mana Juventus tampil sebagai “Juventus besar”: dominan, intens, dan kejam dalam memanfaatkan peluang.

Menurut Sabatini, dua gol yang dicetak Khephren Thuram dan Weston McKennie memiliki dampak besar, bukan hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga pada posisi Juventus di kompetisi.

0 Komentar