RADARTASIK.ID – Memilih asuransi kesehatan untuk keluarga bukanlah hal yang bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
Di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat, memiliki perlindungan yang tepat akan jadi penyelamat finansial.
Namun, banyak keluarga pada akhirnya merasa kecewa karena polis yang dipilih tidak sesuai kebutuhan.
Hal ini terjadi bukan karena produknya buruk, tapi salah pilih.
Baca Juga:Saiko Consultancy Siap Akuisisi PT Soraya Berjaya Indonesia, Saham SPRE Meroket TerusSaham APLN Sempat Meroket setelah Penjualan Mal Deli Park: Apa yang Terjadi di Balik Keputusan Strategis Ini?
Itulah kenapa, Anda sebaiknya mengenali dulu kesalahan umum apa yang harus dihindari saat menentukan asuransi.
Simak kesalahan yang kerap diabaikan ini.
4 Kesalahan yang Wajib Dihindari saat Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga
Memilih asuransi kesehatan khususnya bagi keluarga bukan soal mencari yang murah, terkenal, atau banyak dipilih orang lain.
Anda membutuhkan keputusan logis, sesuai keperluan, dan jelas manfaatnya.
Nah, berikut ini ada lima kesalahan umum yang masih sering dilakukan dan harus Anda hindari:
1. Tertarik karena Premi Murah
Banyak orang merasa menemukan ‘penawaran terbaik’ hanya karena melihat premi yang rendah.
Padahal, premi murah sering kali datang dengan manfaat yang juga minim.
Anda mungkin mendapatkan perlindungan dasar, tetapi ketika kondisi darurat terjadi, limit manfaatnya ternyata tidak cukup untuk menutupi biaya perawatan.
Akhirnya, Anda tetap harus mengeluarkan uang sendiri, padahal tujuan memiliki asuransi adalah untuk mengurangi beban finansial.
Baca Juga:Apakah Penjualan Mal Deli Park Akan Menggoyahkan Kinerja Operasional Agung Podomoro Land?Agung Podomoro Land Jual Mal Deli Park Rp 2,44 Triliun, Apa Dampaknya bagi Portofolio?
Selain itu, premi murah berarti ada banyak pengecualian, baik itu jaringan rumah sakit maupun berbagai jenis penyakit yang tercover oleh asuransi.
Jadi, Anda sebaiknya mempertimbangkan kualitas dan kesesuaian manfaat, bukan hanya nominal premi yang terlihat menggiurkan.
2. Tidak Membaca Detail Manfaat dan Batasan Polis
Kesalahan ini cukup klasik dan kerap dilakukan banyak orang. Anda mungkin sudah merasa membaca brosur atau ringkasan produk, tetapi ringkasan tidak sama dengan isi polis.
Banyak informasi penting seperti masa tunggu, pengecualian, limit tahunan, dan batasan manfaat yang hanya dijelaskan secara detail di polis lengkap.
Dengan tidak memahami isi polis, Anda berisiko mengalami penolakan klaim yang sebenarnya bisa dihindari.
Misalnya, beberapa penyakit tertentu tidak ditanggung di tahun pertama, atau biaya pengobatan diganti hingga batas tertentu saja.
