TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Keterbatasan jumlah dokter masih menjadi persoalan di berbagai daerah, termasuk wilayah Priangan Timur. Kondisi ini mendorong Universitas Siliwangi (Unsil) untuk mematangkan rencana pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari upaya jangka panjang memperkuat layanan kesehatan sekaligus akses pendidikan kedokteran di daerah.
Rektor Unsil, Prof Dr Ir Nundang Busaeri MT IPU ASEAN Eng, mengungkapkan bahwa pengajuan pembukaan Program Studi Kedokteran telah dilakukan sejak tahun 2024 melalui aplikasi Sistem Informasi Kelembagaan (Siaga) Kemendiktisaintek.
Saat itu, kata Nundang, regulasi yang berlaku menyebutkan bahwa perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal “Baik Sekali” sudah dapat mengajukan pembukaan Fakultas Kedokteran.
Baca Juga:Persiapkan Lulusan ke Perguruan Tinggi, MAN 1 Kota Tasikmalaya Gelar Campus Expo 2026Menginap Lebih Lama dengan Harga Diskon, Alhambra Hotel & Convention Luncurkan “JaNewary Extend & Save”
Namun dalam perjalanannya, Unsil kembali menyesuaikan dengan ketentuan terbaru dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) yang mensyaratkan akreditasi institusi “Unggul” bagi perguruan tinggi di Pulau Jawa.
“Alhamdulillah tahun kemarin kita sudah unggul. Nah, kita sekarang sedang yang mengembangkan lagi terkait dengan usulan FK ini,” ungkapnya.
Capaian tersebut membuat Unsil kini melangkah ke tahap penguatan persiapan. Apalagi, arah kebijakan nasional belakangan menekankan pentingnya pemenuhan tenaga kesehatan, tidak hanya dokter umum, tetapi juga dokter spesialis, sebagai respons atas kebutuhan layanan kesehatan di berbagai daerah.
Meski demikian, Nundang menegaskan bahwa pembukaan Fakultas Kedokteran bukanlah proses sederhana. Berbeda dengan program studi lain, pendidikan kedokteran menuntut kesiapan ekosistem yang jauh lebih kompleks.
“Membuka Fakultas Kedokteran itu relatif lebih kompleks dibandingkan membuka prodi lain. Gedung harus siap, kelasnya harus siap, termasuk rumah sakit juga harus siap,” jelasnya.
Berkaca pada kondisi tersebut, Unsil memilih menempuh langkah bertahap dalam menyiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran.
Nundang menyebut, keterbatasan anggaran pemerintah menjadi salah satu pertimbangan, sehingga kampus saat ini memprioritaskan pembangunan sarana dan prasarana, sambil menyiapkan sumber daya manusianya.
Baca Juga:Santika Indonesia Hotels & Resorts Jadi Sponsor Satria Muda Pertamina BandungCari Makan Siang Efisien? Cordela Suites Tasikmalaya Hadirkan Express Lunch Rp 68 Ribu
Bagi masyarakat, khususnya calon mahasiswa di wilayah Priangan Timur, rencana pembukaan Fakultas Kedokteran di Unsil dinilai dapat membuka peluang baru untuk menempuh pendidikan kedokteran tanpa harus keluar daerah.
Dalam jangka panjang, kehadiran FK Unsil juga diharapkan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan dokter di wilayah sekitar.
