PMII Kota Tasikmalaya Didorong Jadi Mitra Kritis Era Tasik Baru

PMII Kota Tasikmalaya periode 2026–2027
‎Pengurus PC PMII Kota Tasikmalaya saat prosesi pelantikan di Pondok Pesantren Miftahul Khoer, Cintapada, Cibeureum, Selasa (20/1/2026). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Isu komunikasi pemerintahan kembali mengemuka di Kota Tasikmalaya.

Hal itu mengemuka dalam pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Tasikmalaya periode 2026–2027 yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Khoer, Cintapada, Kecamatan Cibeureum, Selasa (20/1/2026).

Dalam agenda tersebut, Ilham Ramdhani resmi dikukuhkan sebagai Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Parkir Tanpa Karcis Gratis, Target Jalan Terus: Skema Dishub Kota Tasikmalaya Belum Meninggalkan Pola LamaKetahanan Pangan Berbasis Sekolah Digenjot, Ribuan Benih Disalurkan YSPN di Tasikmalaya

Sejumlah unsur pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta kader PMII turut hadir menyaksikan prosesi.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra secara terbuka menyoroti persoalan komunikasi yang dinilainya masih menjadi pekerjaan rumah serius di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

Ia menyebut lemahnya komunikasi kerap menjadi akar berbagai konflik sosial maupun kebijakan yang berujung resistensi publik.

“Banyak persoalan di Kota Tasikmalaya bukan karena niat buruk, tapi karena komunikasi yang tidak sampai. Ini yang sedang kami benahi,” ujar Diky.

Ia mengungkapkan telah berdiskusi dengan Sekretaris Daerah untuk memperbaiki pola dan sistem komunikasi pemerintah, termasuk membuka ruang dialog dengan kelompok mahasiswa seperti PMII.

Menurutnya, komunikasi yang tertutup hanya akan melahirkan jarak dan kecurigaan.

Diky juga menekankan bahwa mahasiswa Islam tidak cukup hanya berbekal idealisme, tetapi juga harus mampu bersikap komunikatif, kreatif, dan amanah dalam mengemban peran sosial.

Ia berharap PMII tidak sekadar menjadi penonton, tetapi turut aktif sebagai mitra strategis sekaligus pengingat pemerintah.

Baca Juga:Penggelapan Dana Pajak Rp824 Juta, Head Accounting Perusahaan Dilaporkan ke Polres Tasikmalaya KotaTelat Isi Pengajian, Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya Islah dengan Muhammadiyah di Masjid Al-Manar

“Era Tasik Baru itu tidak akan jalan tanpa komunikasi. Silaturahmi, koordinasi, dan keterbukaan itu kuncinya,” katanya.

Senada, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Aslim mendorong PMII agar terus menunjukkan eksistensinya melalui gagasan kritis dan kontribusi nyata dalam mengawal kebijakan publik.

Ia menilai peran mahasiswa masih relevan dan dibutuhkan untuk menjaga arah pembangunan daerah.

“Mahasiswa jangan hanya hadir saat seremoni. PMII harus tampil dengan ide, kontrol, dan kolaborasi yang sehat,” tuturnya.

Pelantikan PC PMII Kota Tasikmalaya ini menjadi penanda awal tantangan baru: apakah komunikasi yang dijanjikan benar-benar akan dibuka, atau kembali berhenti di podium pidato. (firgiawan)

0 Komentar