Juventus sendiri masih berupaya melakukan pendekatan lanjutan.
Manajemen Si Nyonya Tua disebut tengah mempertimbangkan skema baru atau peningkatan nilai tawaran agar mendekati keinginan Crystal Palace.
Spalletti menilai Mateta sebagai profil penyerang yang cocok dengan kebutuhan tim: kuat secara fisik, berpengalaman, dan mampu menjadi titik tumpu serangan.
Meski demikian, waktu menjadi faktor krusial. Bursa transfer musim dingin tidak memberi ruang terlalu panjang untuk negosiasi berlarut-larut.
Baca Juga:Live di TV: Beppe Marotta Minta Boban Tetapkan Harga Pemain yang Jadi Incaran InterDitonton Ancelotti, Real Madrid Bantai Monaco, Mbappe Samai Rekor Ronaldo
Jika kesepakatan dengan Palace tak kunjung tercapai, para direktur Juventus sudah menyiapkan rencana cadangan.
Salah satu alternatif yang kembali mencuat adalah Youssef En-Nesyri. Penyerang asal Maroko itu saat ini bermain untuk Fenerbahçe dan masih terikat kontrak hingga Juni 2029.
Meski baru saja mengalami kekecewaan usai Maroko kalah di final Piala Afrika dari Senegal, En-Nesyri tetap dianggap sebagai opsi menarik.
Ada kemungkinan ia bisa dilepas oleh klub Turki tersebut, bahkan dengan status pinjaman, jika syarat-syarat tertentu terpenuhi.
Bagi Juventus, keputusan harus segera diambil. Apakah menaikkan tawaran demi mengamankan Mateta, atau beralih ke opsi lain demi memenuhi kebutuhan lini depan.
Yang jelas, Spalletti menginginkan tambahan amunisi secepat mungkin agar target Juventus di paruh kedua musim ini tetap terjaga.
