Keberhasilan Como dalam manuver ini jelas menjadi pukulan kecil bagi AC Milan.
Rossoneri kembali kehilangan peluang mendapatkan talenta muda potensial yang bisa dikembangkan, sebuah pola yang mulai disorot pengamat dalam beberapa bursa transfer terakhir.
Sementara itu, bagi Como, keberhasilan mengungguli klub sebesar Milan menjadi bukti keseriusan mereka membangun identitas baru dengan fokus pada pemain muda bertalenta.
Baca Juga:Ditonton Ancelotti, Real Madrid Bantai Monaco, Mbappe Samai Rekor RonaldoCapello Ungkap Penyebab Kekalahan Inter dari Arsenal: Lemah dalam Penyelesaian Akhir
Di sisi lain, dinamika bursa transfer juga memunculkan kabar menarik terkait Tammy Abraham.
Mantan penyerang AC Milan itu dipastikan kembali ke Liga Primer Inggris dan akan menjadi pemain anyar Aston Villa.
Klub asal Birmingham tersebut memutuskan membawa pulang striker kelahiran 1997 itu setelah melepas Donyell Malen ke Italia dan memulangkan Leon Bailey.
Meski Aston Villa sudah meresmikan perekrutan Brian Madjo, manajemen Villa Park menilai Unai Emery masih membutuhkan tambahan kualitas di lini depan.
Negosiasi dengan Abraham berjalan positif. Striker Inggris itu meninggalkan Besiktas setelah hanya enam bulan, dengan catatan tujuh gol dari 17 penampilan.
Kesepakatan yang dicapai berupa pinjaman dengan opsi pembelian, yang nilainya diperkirakan berada di kisaran €15–18 juta atau sekitar Rp255–306 miliar jika diaktifkan.
Bagi Abraham, ini juga menjadi kepulangan emosional. Ia pernah membela Aston Villa pada musim Championship 2018/2019 dan tampil impresif dengan torehan 25 gol dari 37 laga.
Baca Juga:De Zerbi Minta Publik Italia Berhenti Kritik Filosofi Sepak Bola Fabregas: Jangan Tuding Dia Sok JagoHasil Liga Champions: Arsenal Kirim Inter ke Babak Playoff
Kini, ia kembali dengan status dan pengalaman berbeda, setelah menjadi figur penting di Serie A bersama Roma dan AC Milan.
Sementara Como fokus membangun masa depan lewat talenta muda seperti Andres Cuenca, pergerakan klub-klub Eropa menunjukkan bahwa bursa transfer tak hanya soal nama besar, tetapi juga soal visi, timing, dan keberanian mengambil keputusan.
