TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menjalani kunjungan kerja perdana ke Kota Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026), dengan menyusuri langsung denyut nadi masyarakat, mulai dari pasar rakyat, rumah sakit daerah, hingga sekolah menengah.
Gibran tiba di Kota Tasikmalaya melalui Lanud Wiriadinata sekitar pukul 09.15 WIB.
Tak menunggu lama, rombongan Wapres didampingi Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, langsung bergerak ke Pasar Cikurubuk dan tiba sekitar pukul 09.24 WIB.
Baca Juga:Cyper Cup 2026 Dibuka, 58 Sekolah Ramaikan Turnamen Basket Pelajar Kota TasikmalayaBesok Kunjungan Perdana Wapres Gibran ke Kota Tasikmalaya, Pasar Cikurubuk hingga RSUD Jadi Perhatian
Di pasar terbesar di Kota Tasikmalaya itu, Wapres tampak blusukan menyusuri lorong-lorong sempit los pedagang didampingi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfirizi Ramadhan, Ketua DPRD Aslim dan lain sebagainya.
Ia menyapa satu per satu penjual, berdialog singkat, hingga memborong sejumlah komoditas sayuran. Suasana pasar yang biasanya riuh transaksi mendadak riuh kamera.
“Ini segar. Bagus ini. Saya mau ya. Yang itu juga,” cetus Gibran saat berinterkasi dengan pedagang sayuran di Pasar Cikurubuk.
Acep Rahman (46), pedagang sayuran Blok B1, mengaku senang dengan kunjungan orang nomor dua di Indonesia tersebut.
“Alhamdulillah bagus, Pak. Beliau kontrol langsung ke Pasar Cikurubuk. Orangnya berkarisma,” ujar Acep, sambil menunjukkan kaos yang ia terima dari rombongan Wapres.
Pedagang lain, Yati Sumiati (50), bahkan dagangannya ludes diborong Wapres Gibran.
“Bawang daun, kentang, sama wortel diborong. Bayarnya pakai amplop, isinya Rp200 ribu. Alhamdulillah. Semoga Pak Wapres sehat,” ucapnya sumringah.
Sementara Deni, pedagang bawang merah, sempat menyampaikan langsung harga bawang kepada Wapres.
Baca Juga:Karcis Jadi Bukti atau Sekadar Aksesori? DPRD Kota Tasikmalaya Minta Parkir Tak Setengah JalanBukan Ngopi Basa-basi, Kajari Wanti-wanti Pembangunan di Kota Tasikmalaya Harus RESIK
“Harga bawang sekarang Rp35 ribu per kilo. Pak Wapres belanja Rp200 ribu,” cetusnya.
Di balik senyum pedagang, persoalan lama Pasar Cikurubuk ikut mencuat.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya, Sofyan Zaenal Mutaqin, menyebut kunjungan Wapres diharapkan menjadi momentum kebangkitan pasar yang lama tak tersentuh pembangunan.
“Blok A1 dan A2 itu sudah lama, sejak 2015 tidak ada pembangunan. Mudah-mudahan ini jadi titik awal. Kita sudah ajukan, termasuk ke provinsi,” katanya.
Sofyan mengakui kondisi keuangan daerah sedang tidak ideal.
