TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Polemik keterlambatan kehadiran dalam Pengajian Ahad Muhammadiyah akhirnya ditutup dengan silaturahmi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Tasikmalaya, Asep Dudi, mendatangi Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya di Masjid Al-Manar, Senin (19/1/2026) sore.
Kedatangan Asep Dudi itu menjadi ajang islah atas ketidakhadirannya saat mendapat disposisi Wali Kota Tasikmalaya untuk mengisi Pengajian Ahad Muhammadiyah di Masjid Al-Manar pada Minggu (18/1/2026).
Baca Juga:Wapres Gibran Blusukan Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya hingga RSUD dan SMAN 2: Sayur Diborong, Copet BeraksiCyper Cup 2026 Dibuka, 58 Sekolah Ramaikan Turnamen Basket Pelajar Kota Tasikmalaya
Disposisi sudah turun, mimbar sudah menunggu, namun narasumber tak kunjung tiba.
Sekretaris PDM Kota Tasikmalaya, Asep Rahmat, membenarkan adanya pertemuan tersebut.
Ia menyebut Kabag Kesra datang secara langsung sebelum hingga sesudah waktu Asar untuk menyampaikan permohonan maaf secara institusional.
“Intinya beliau datang dan menyampaikan permohonan maaf kepada kami, kepada pimpinan daerah Muhammadiyah. Sudah kami terima dengan baik, dengan itikad yang baik juga. Kami bertemu, ngobrol dengan baik, cair,” kata Asep Rahmat, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, keterlambatan itu dijelaskan karena Asep Dudi baru kembali dari Bandung menuju Kota Tasikmalaya.
Saat itu, ada anggota keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit di Bandung, sehingga perjalanan menjadi alasan utama.
“Beliau menyampaikan keterangan bahwa pada hari Ahad itu baru pulang dari Bandung karena ada saudaranya yang dirawat di rumah sakit. Itu penjelasan beliau,” terangnya.
Asep Rahmat menegaskan, secara formal memang benar Wali Kota Tasikmalaya telah memberikan mandat kepada Kabag Kesra untuk mengisi pengajian.
Baca Juga:Besok Kunjungan Perdana Wapres Gibran ke Kota Tasikmalaya, Pasar Cikurubuk hingga RSUD Jadi PerhatianKarcis Jadi Bukti atau Sekadar Aksesori? DPRD Kota Tasikmalaya Minta Parkir Tak Setengah Jalan
Namun karena adanya kendala tersebut, Muhammadiyah memilih mengedepankan tabayun dan silaturahmi.
“Dengan datangnya beliau, dengan itikad baik dan permohonan maaf itu, kami memaklumi. Sudah clear di antara pimpinan, sudah saling memaafkan,” tambahnya.
Tak hanya itu, PDM Kota Tasikmalaya juga menitipkan salam hormat kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.
Muhammadiyah berharap sinergitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap terjaga, tak tersandung perkara jam dan jadwal.
“Kami sampaikan salam hormat kepada Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Harapannya silaturahmi terus terjalin, sinergitas dan kolaborasi untuk membangun Kota Tasikmalaya yang lebih maju, lebih berkemajuan,” ucapnya.
