Bukan dipanggil lewat orang lain. Didatangi sendiri. Disalami langsung. Hubungan seperti ini tidak lahir kemarin sore. Ia lahir dari proses panjang. Dari kebersamaan. Dari kesetiaan. Dari perjalanan politik dan persahabatan yang tidak selalu mulus, tapi dijaga.
Di politik, hubungan seperti ini langka. Karena politik biasanya penuh kepentingan. Penuh jarak. Penuh basa-basi. Tapi yang satu ini berbeda. Ada kehangatan. Ada emosi. Ada rasa saling menghargai.
Dan barangkali, justru di situlah letak kekuatannya. Kadang, kepemimpinan tidak terlihat dari podium. Tidak dari pidato. Tidak dari sambutan panjang.
Tapi dari satu hal kecil. Sebuah sapaan.
Sebuah jabat tangan. Atau… sekadar colekan dari belakang. (red)
