RADARTASIK.ID – Persaingan Juventus dan Napoli tak hanya memanas di lapangan hijau, tetapi juga merambah ke bursa transfer.
Menjelang duel kedua tim ada awal pekan depan, dua raksasa Italia itu terlibat duel terbuka dalam perburuan pemain, sebuah situasi yang membuat atmosfer kompetisi kian panas bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan pada Senin (21/1) mendatang.
Dua nama yang berpotensi mengubah rivalitas di lapangan menjadi “derby negosiasi di balik meja transfer” adalah Daniel Maldini dan Youssef En-Nesyri.
Baca Juga:Andrea Longoni: Fullkrug Senjata Rahasia Allegri Kembalikan Performa Terbaik Leao dan PulisicJelang Laga Lawan Arsenal, Lautaro Disindir Cuma Jago Lawan Tim Kecil
En-Nesyri, penyerang timnas Maroko tersebut baru saja kembali dari Piala Afrika dan secara terbuka dikabarkan ingin meninggalkan Fenerbahce.
Kondisi ini membuka peluang jangka pendek, karena klub Turki itu disebut siap mempertimbangkan skema peminjaman hingga akhir musim, dengan opsi pembelian permanen.
Nilai pasar En-Nesyri diperkirakan berada di kisaran €15–18 juta, atau setara Rp255–306 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Angka ini relatif terjangkau bagi klub-klub besar Serie A, terutama jika kesepakatan awal dilakukan dalam bentuk pinjaman berbayar.
Juventus melihat En-Nesyri sebagai solusi cepat di tengah krisis lini depan akibat cedera Dusan Vlahovic.
Profilnya yang kuat secara fisik, piawai duel udara, dan berpengalaman di level internasional dinilai cocok dengan kebutuhan jangka pendek Bianconeri.
Namun Napoli tidak tinggal diam. Klub berjuluk Partenopei itu juga mengamati situasi dengan serius.
Baca Juga:Media Italia Ungkap Penyebab Pemain AC Milan Berlari untuk Rayakan Gol Perdana FullkrugDuetnya Bersama Dybala Dapat Pujian dari Media Italia, Ini Syarat AS Roma Permanenkan Malen dari Aston Villa
Manajemen Napoli tengah menyiapkan skenario perombakan lini depan, seiring kemungkinan kepergian beberapa pemain.
Potensi hengkangnya Lorenzo Lucca, ditambah masa depan Noa Lang yang kian mendekati pintu keluar—dengan negosiasi lanjutan bersama Galatasaray—dapat membuka ruang gaji dan ruang teknis yang signifikan.
Dalam konteks ini, En-Nesyri menjadi target konkret dan realistis, sekaligus titik benturan langsung dengan Juventus.
Sementara itu, Juventus juga tetap mengerjakan rencana cadangan dan nama Jean-Philippe Mateta masih berada di urutan teratas daftar incaran mereka.
Namun En-Nesyri dipandang sebagai opsi yang lebih cepat direalisasikan, terutama jika situasi Vlahovic belum membaik.
Artinya, persaingan dengan Napoli bukan sekadar wacana, melainkan duel nyata yang bisa berujung pada manuver cepat di hari-hari terakhir bursa transfer.
