Jadi Incaran Arsenal, Inter Akan Naikkan Gaji Federico Dimarco Hingga Rp93,5 Miliar

Inter
Federico Dimarco, pemain Inter. (Federico Dimarco/Instagram)
0 Komentar

Apalagi, Dimarco merupakan produk akademi Inter yang sempat berkelana sebelum akhirnya menjadi tulang punggung tim utama—sebuah kisah yang menambah nilai simbolis bagi klub.

Dalam struktur gaji Inter saat ini, Dimarco berada di peringkat kedelapan, sejajar dengan Denzel Dumfries.

Di puncak daftar, Lautaro Martinez menjadi pemain dengan bayaran tertinggi sebesar €9 juta per musim atau sekitar Rp153 miliar.

Baca Juga:Juventus dan Napoli Bersaing Ketat Perebutkan Maldini dan Youssef En-NesyriPaulo Dybala Kirim Sinyal Tinggalkan AS Roma, Branimir Mlacic Bikin Kesal Inter Milan

Ia disusul Nicolò Barella dan Hakan Calhanoglu dengan gaji €6,5 juta (Rp110,5 miliar), lalu Marcus Thuram dengan €6 juta (Rp102 miliar).

Sementara itu, Bastoni dan Akanji menempati lapisan berikutnya dengan gaji masing-masing €5,5 juta (Rp93,5 miliar) dan €5 juta (Rp85 miliar).

Bagi Inter, menaikkan gaji Dimarco berarti menjaga keseimbangan antara keberlanjutan finansial dan stabilitas teknis.

Di tengah ketatnya persaingan Eropa dan meningkatnya daya tarik Premier League, Nerazzurri sadar bahwa mempertahankan pemain kunci sama pentingnya dengan merekrut nama baru.

Dengan sinyal kuat dari manajemen, masa depan Federico Dimarco tampaknya masih akan berwarna hitam-biru.

Inter ingin memastikan bahwa minat Arsenal tidak berkembang menjadi ancaman nyata, sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk membangun tim kompetitif dengan fondasi pemain yang sudah teruji.

0 Komentar