RADARTASIK.ID – Atmosfer besar akan menyelimuti Stadion San Siro pada Rabu (21/1) dini hari ketika Inter Milan menjamu Arsenal dalam lanjutan Liga Champions.
Laga prestisius ini dipastikan berlangsung di hadapan stadion yang terjual habis, dengan sekitar 4.000 pendukung Arsenal diperkirakan hadir langsung di Milan untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.
Menurut laporan La Repubblica yang dikutip FCInterNews, ribuan penggemar The Gunners akan menempati sektor tribun tandang di area atas Curva del Milan.
Baca Juga:Bergerak dalam Senyap, Inter Rekrut Bek Muda Dinamo ZagrebJadi Incaran Arsenal, Inter Akan Naikkan Gaji Federico Dimarco Hingga Rp93,5 Miliar
Kehadiran mereka menambah nuansa internasional pada laga yang bukan sekadar duel dua raksasa Eropa, tetapi juga pertarungan dua filosofi sepak bola yang sama-sama agresif.
Bagi Arsenal, pertandingan ini memang bukan laga hidup-mati. Tim asuhan Mikel Arteta datang ke San Siro dengan status pemuncak klasemen Liga Champions dan menjadi satu-satunya tim yang mencatatkan rekor sempurna sejauh ini.
Enam kemenangan dari enam laga fase liga membuat The Gunners sudah menjejakkan satu kaki di babak 16 besar.
Meski demikian, Arsenal tetap membawa misi khusus.
Mereka ingin membalas kekalahan tipis 1-0 di San Siro musim lalu, sebuah laga yang hingga kini masih membekas di benak Arteta dan para pemainnya.
Saat itu, Arsenal tampil dominan namun harus pulang dengan tangan hampa akibat satu momen krusial.
Sebaliknya, bagi Inter Milan, pertandingan ini memiliki bobot yang jauh lebih menentukan.
Kemenangan atas Arsenal akan hampir memastikan Nerazzurri lolos otomatis ke babak 16 besar, sekaligus meringankan tekanan jadwal padat di paruh kedua musim.
Baca Juga:Juventus dan Napoli Bersaing Ketat Perebutkan Maldini dan Youssef En-NesyriPaulo Dybala Kirim Sinyal Tinggalkan AS Roma, Branimir Mlacic Bikin Kesal Inter Milan
Tak hanya itu, hasil positif juga berpotensi menjadi kemenangan besar pertama Cristian Chivu sebagai pelatih Inter di panggung Eropa.
Chivu sendiri tengah menjadi sorotan berkat pendekatannya yang berani.
Meski baru menukangi Inter, mantan bek legendaris Nerazzurri itu tidak ragu menerapkan gaya bermain proaktif, bahkan melawan tim sekelas Arsenal.
Filosofi inilah yang justru menuai pujian dari Arteta.
“Mereka sangat mirip dengan Inter versi Simone Inzaghi, tetapi Chivu telah membawa mentalitas yang hebat. Mereka ingin mendominasi setiap pertandingan,” ujar Arteta dalam konferensi pers jelang laga.
