Sertifikat itu—entah sejak kapan dimilikinya—menjadi kunci. Di birokrasi, selembar sertifikat bisa mengalahkan bertahun-tahun pengalaman lapangan. Bisa juga menggeser seseorang dari kursi yang belum dingin.
Dan begitulah akhirnya. Imin Muhaemin, yang baru sebentar menjadi kepala dinas, kini menjadi Inspektur. Lucunya, nama Imin tetap sama. Tapi maknanya berubah.
Jika Imin nasional sibuk bicara koalisi dan kekuasaan, Imin Tasikmalaya kini sibuk membaca temuan, memeriksa laporan, dan memastikan semuanya sesuai aturan. Jika satu Imin dikelilingi kamera, Imin yang ini justru bekerja di ruang yang jarang disorot.
Baca Juga:Seberapa Menarik Media Sosial Kepala Daerah Menurut Warga? Ini Kata Mereka!Siapa Paling Populer? Adu Popularitas Kepala Daerah Priangan Timur di Media Sosial
Dua Imin. Dua dunia. Yang satu lahir dari politik. Yang satu dibentuk oleh birokrasi.
Dan keduanya sama-sama membuktikan satu hal: di Indonesia, nama bisa sama, tapi jalan hidup hampir tak pernah serupa.
Apalagi di birokrasi. Di sana, jabatan bisa datang sebelum kursi dingin. Dan bisa pergi sebelum nama dihafal orang. (red)
