TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dunia pendidikan sekaligus olahraga Kabupaten Tasikmalaya kembali mencatat prestasi membanggakan. Dua pemain muda binaan SMKN Bantarkalong, Yaris dan Haikal, resmi bergabung dengan klub futsal profesional Liga 2 nasional.
Bergabungnya Yaris dan Haikal menandai babak baru perjalanan karier keduanya di futsal nasional, sekaligus menjadi bukti bahwa talenta daerah mampu bersaing di level tertinggi apabila dibina secara serius dan berkelanjutan.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Proses pembinaan jangka panjang, latihan ketat, kedisiplinan tinggi, serta konsistensi dalam menjaga mental dan spiritual menjadi fondasi utama yang mengantarkan keduanya menembus kompetisi profesional.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Kepala Tim Futsal SMKN Bantarkalong, Julius Irvan Tri Laksana, menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh ekosistem pembinaan di sekolah.
“Pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan individu, tapi merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan doa yang konsisten,” ujarnya kepada Radar, Selasa (20/1/2026).
Menurut Julius, bergabungnya Yaris dan Haikal ke klub Liga 2 profesional membuktikan bahwa talenta dari SMKN Bantarkalong memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat nasional.
Keberhasilan ini, kata dia, sekaligus mematahkan stigma bahwa pemain dari daerah pinggiran sulit menembus dunia sepak bola profesional.
Ia menegaskan, kualitas pemain tidak ditentukan oleh asal daerah, melainkan oleh kemauan belajar, etos kerja, dan karakter yang dibangun secara konsisten.
Peluang keberhasilan SMKN Bantarkalong di kancah futsal nasional pun masih terbuka lebar. Saat ini, satu pemain lainnya, Fathan, yang juga menjabat sebagai kapten tim, tengah menjalani tahap negosiasi dengan salah satu klub profesional.
“Tinggal menunggu kabar satu orang lagi. Saat ini masih dalam tahap negosiasi dengan salah satu klub profesional. Mudah-mudahan kapten kita, Fathan, juga bisa segera bergabung ke klub profesional,” ucapnya.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya
Julius menilai Fathan memiliki kualitas kepemimpinan, visi bermain, serta mental bertanding yang kuat, sehingga layak mendapatkan kesempatan yang sama di level profesional.
Lebih lanjut, pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain, khususnya atlet muda, untuk tidak ragu bermimpi besar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan konsistensi setelah memasuki dunia profesional.
