Sang pemain masih minim menit latihan, bahkan sempat terganggu cedera di bagian jari kaki.
Karena itu, Longoni menilai perekrutan Fullkrug “bisa menjadi langkah jenius” yang berpotensi mengubah arah musim Milan.
Meski demikian, ada pekerjaan rumah besar menanti Allegri. Leao dan Pulisic, dua motor serangan utama Milan musim lalu, belum menunjukkan bentuk permainan terbaik mereka.
Baca Juga:Jelang Laga Lawan Arsenal, Lautaro Disindir Cuma Jago Lawan Tim KecilMedia Italia Ungkap Penyebab Pemain AC Milan Berlari untuk Rayakan Gol Perdana Fullkrug
Pulisic mulai kehilangan ketajaman dalam penyelesaian akhir, sementara Leao terlihat bermain setengah dari kemampuannya, meski sesekali masih mampu menciptakan peluang berbahaya.
“Paruh kedua musim ini akan sangat bergantung pada kembalinya Leao dan Pulisic ke versi terbaik mereka,” tulis Longoni.
Ia menyebut Fullkrug dapat menjadi pendorong kebangkitan keduanya—baik sebagai starter maupun supersub yang mengubah momentum.
Longoni juga memberi catatan positif untuk pelapis tim, seperti De Winter, Ricci, hingga Jashari, yang menurutnya memberikan kontribusi penting ketika diberi kesempatan.
Dengan fondasi yang semakin solid, kembalinya para bintang ke performa puncak, dan Fullkrug sebagai senjata baru Allegri, Longoni percaya Milan memiliki semua modal untuk terus bersaing di jalur Scudetto hingga garis akhir.
