RADARTASIK.ID – Inter Milan dikabarkan kembali bergerak aktif di bursa transfer musim dingin untuk menambal lubang akibat cedera Denzel Dumfries.
Dengan cedera bek sayap kanan Belanda itu, Nerazzurri disebut tengah mempertimbangkan nama baru.
Dan kini, sosok yang muncul ke permukaan adalah Wilfried Singo, mantan pemain Torino yang saat ini bermain untuk Galatasaray.
Baca Juga:Debut Langsung Cetak Gol, Donyell Malen Pukau Fans dan Pemain di Bangku Cadangan AS RomaJangan Abaikan! Pentingnya Merawat Gear dan Rantai Sepeda Motor untuk Performa dan Keselamatan
Bursa Januari memasuki fase krusial. Periode di mana penawaran agen, negosiasi cepat, hingga transaksi mengejutkan bisa tercipta hanya dalam hitungan hari.
Dalam dinamika tersebut, Inter menerima sejumlah proposal dari perantara, termasuk tawaran untuk Singo, pemain yang sangat dikenal di Serie A berkat masa enam tahunnya bersama Torino.
Saat ini Singo terdaftar sebagai pemain Galatasaray, tetapi petualangannya di Turki belum berjalan mulus.
Menurut laporan media Italia, pemain Pantai Gading berusia 25 tahun itu kesulitan mendapatkan menit bermain dan kepercayaan penuh di bawah arahan Okan Buruk.
Situasi inilah yang membuat Galatasaray terbuka melepas sang bek—baik secara permanen atau melalui peminjaman—dan aktif menawarkan namanya ke berbagai klub Eropa.
Negosiasi awal disebut muncul ketika delegasi Galatasaray berada di Italia untuk membahas kemungkinan memboyong sejumlah pemain Serie A, mulai dari Seko Fofana, Ederson, hingga Davide Frattesi.
Dalam percakapan dengan Inter mengenai gelandang asal Roma tersebut, nama Singo ikut disodorkan sebagai opsi yang dapat membantu kedua pihak.
Baca Juga:Inter Naikkan Gaji Pio Esposito dan Yann Bisseck, AC Milan Lepas Kapten Milan FuturoDaniel Maldini Semakin Dekat Gabung Juventus, AS Roma Incar Sayap Bologna
Inter memang diketahui tengah mencari tambahan tenaga di sektor bek sayap kanan.
Cedera menimpa Denzel Dumfries, sementara penampilan Carlos Augusto dan Yann Bisseck ketika dipaksa bermain melebar belum sepenuhnya konsisten.
Namun, di kubu Inter, kehati-hatian tetap menjadi prinsip utama. Marotta dan Ausilio disebut tidak ingin membeli pemain hanya karena kebutuhan mendesak.
Profil yang dibidik harus jelas: pengalaman, kemampuan teknis, kontribusi langsung, dan adaptasi cepat.
Singo masuk radar sebagai opsi, tetapi statusnya sejauh ini masih berupa “proposal”, jauh dari kata konkret.
Terlebih, Marotta sangat yakin Dumfries akan pulih lebih cepat dari perkiraan, sehingga Inter tidak merasa terdesak untuk buru-buru mencari pengganti.
